Kemenkumham Babel Perkuat Layanan Perseroan Perorangan, Target 80.000 Pendaftaran Nasional 2026
Kantor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Bangka Belitung berkomitmen penuh memperkuat Layanan Perseroan Perorangan demi mencapai target 80.000 pendaftaran nasional pada tahun 2026, sekaligus mendukung kemudahan berusaha.
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berkomitmen penuh memperkuat pemanfaatan layanan perseroan perorangan. Langkah ini diambil guna menyukseskan target nasional 80.000 pendaftaran pada tahun 2026.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Babel, Johan Manurung, menyatakan hal tersebut di Pangkalpinang pada Sabtu (28/3). Penguatan layanan ini menjadi bagian integral dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung iklim usaha.
Sebelumnya, Kemenkumham Babel bersama Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) menggelar webinar pada Jumat (27/3). Diskusi daring ini membahas verifikasi matriks komitmen dan kesiapan operasional terkait pendaftaran perseroan perorangan.
Meningkatkan Akses dan Kualitas Layanan Perseroan Perorangan
Johan Manurung menegaskan bahwa kegiatan ini semakin memperkuat kesiapan jajarannya dalam mendukung implementasi layanan AHU. Fokus utamanya adalah pada layanan perseroan perorangan di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pihaknya juga akan terus mendorong sosialisasi intensif kepada masyarakat luas dan para pelaku usaha. Tujuannya agar semakin banyak pihak yang memperoleh legalitas usaha secara mudah dan cepat.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Kemenkumham Babel untuk terus meningkatkan kualitas layanan administrasi hukum umum. Selain itu, upaya ini juga mendukung kemudahan berusaha serta penguatan legalitas usaha bagi masyarakat di daerah tersebut.
Target Ambisius dan Peluncuran SuperApps AHU
Direktur Badan Usaha Ditjen AHU Kemenkumham RI, Andi Taletting Langi Salahudin, menjelaskan tujuan kegiatan ini. Acara tersebut bertujuan untuk menyinkronkan pelaksanaan program sekaligus memverifikasi komitmen target kinerja layanan AHU di seluruh wilayah.
Menjelang peluncuran SuperApps AHU yang dijadwalkan pada 8 April 2026, Ditjen AHU menargetkan 8.000 pendaftaran perseroan perorangan secara nasional. Target ambisius ini diharapkan tercapai sebelum aplikasi super tersebut resmi diluncurkan.
Secara keseluruhan, Ditjen AHU menargetkan 80.000 pendaftaran perseroan perorangan sepanjang tahun 2026. Hingga periode Februari hingga Maret 2026, jumlah pendaftaran perseroan perorangan secara nasional telah tercatat sebanyak 5.766 pendaftaran.
Kesiapan Operasional dan Implementasi Sistem Baru
Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Babel, Kaswo, menegaskan kesiapan jajaran pelayanan hukum. Mereka siap mendukung implementasi sistem layanan terbaru, termasuk kesiapan operator layanan AHU Link di wilayahnya.
Kaswo menyatakan bahwa pihaknya akan memastikan seluruh jajaran memahami mekanisme layanan terbaru. Hal ini mencakup kesiapan untuk melaksanakan simulasi layanan.
Simulasi layanan tersebut meliputi berbagai tahapan, mulai dari pendaftaran, perubahan, hingga pembubaran perseroan perorangan. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal dan efisien.
Sumber: AntaraNews