Pemkab Kediri Maksimalkan Layanan Publik Kediri Melalui MPP dan Program Sahaja Suka
Pemerintah Kabupaten Kediri terus berinovasi memaksimalkan Layanan Publik Kediri, salah satunya melalui Mall Pelayanan Publik (MPP) dan program Sahaja Suka yang mendekatkan administrasi kependudukan ke masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakatnya. Upaya ini diwujudkan melalui optimalisasi Mall Pelayanan Publik (MPP) dan peluncuran program inovatif "Satu Hari Jadi Masuk Desa" (Sahaja Suka). Kedua inisiatif ini dirancang untuk mempermudah akses warga terhadap berbagai layanan administrasi pemerintahan secara efisien.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bahwa meskipun di tengah efisiensi, MPP harus tetap berjalan sebagai bentuk konsistensi Pemkab Kediri dalam melayani masyarakat. Sejak dibuka pada September 2025 hingga Januari 2026, MPP telah mencatat lebih dari 11.360 kunjungan, menunjukkan tingginya kebutuhan akan layanan terpadu.
Selain MPP, Pemkab Kediri juga memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui program Sahaja Suka. Program ini memungkinkan pengurusan dokumen penting seperti akta kelahiran, akta kematian, dan kartu keluarga dilakukan langsung di kantor desa, mendekatkan layanan kepada domisili warga.
Optimalisasi Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kediri
Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kediri menjadi garda terdepan dalam menyediakan layanan terpadu bagi warga. Bupati Hanindhito Himawan Pramana menekankan pentingnya menjaga konsistensi operasional MPP meskipun menghadapi tantangan efisiensi. Komitmen ini bertujuan memastikan masyarakat tetap mendapatkan kemudahan dalam mengurus berbagai keperluan administrasi.
Data menunjukkan bahwa respons masyarakat terhadap MPP sangat positif sejak resmi beroperasi. Tercatat lebih dari 11.360 kunjungan telah dilayani dalam kurun waktu September 2025 hingga Januari 2026. Angka ini mencerminkan rata-rata 100 hingga 130 pengunjung setiap harinya, mengindikasikan tingginya permintaan akan layanan yang efisien dan terintegrasi.
Capaian jumlah kunjungan tersebut membuktikan bahwa MPP berhasil memenuhi kebutuhan publik akan akses layanan yang cepat dan ramah. Keberadaan MPP menjadi solusi efektif untuk menyatukan berbagai instansi pelayanan dalam satu lokasi. Hal ini secara signifikan mengurangi waktu dan biaya yang harus dikeluarkan masyarakat dalam mengurus dokumen penting.
Inovasi Layanan Adminduk Sahaja Suka di Tingkat Desa
Untuk semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kediri memperkenalkan program "Satu Hari Jadi Masuk Desa" (Sahaja Suka). Program ini merupakan terobosan dalam layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang kini dapat diakses langsung di 326 desa, mencakup 95 persen dari total desa di Kabupaten Kediri. Inisiatif ini bertujuan mempermudah proses pengurusan hingga pengambilan dokumen.
Sebelumnya, layanan adminduk hanya terpusat di kantor kecamatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kediri. Dengan Sahaja Suka, titik layanan diperluas hingga ke kantor desa sesuai domisili warga, membuat proses menjadi lebih efisien dan mengurangi beban perjalanan masyarakat. Ini adalah langkah konkret dalam memperkuat sistem pelayanan berbasis desa.
Sejak diluncurkan pada awal tahun 2025, program Sahaja Suka telah menunjukkan dampak signifikan. Sebanyak 9.501 dokumen administrasi kependudukan berhasil diterbitkan melalui layanan ini. Dokumen tersebut meliputi 4.942 Kartu Keluarga, 1.144 akta kelahiran, 1.144 kartu identitas anak (KIA), serta 2.271 akta kematian.
Jenis dokumen yang dapat dilayani di kantor desa melalui Sahaja Suka mencakup paket akta kelahiran (KK dan KIA), paket akta kematian (KK dan KTP elektronik), serta kartu keluarga (pecah KK, pembaruan elemen data, perubahan KK lama menjadi barcode atau TTE). Bupati Hanindhito menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat digitalisasi dan sistem pelayanan berbasis desa pada tahun kedua kepemimpinannya.
Sumber: AntaraNews