PG Pesantren Baru Kediri Targetkan 63.597 Ton Gula di Musim Giling 2026, Optimis Swasembada Nasional
PG Pesantren Baru Kediri menetapkan target ambisius produksi gula 63.597,32 ton dari 873.299,6 ton tebu pada musim giling 2026, berkontribusi pada swasembada gula nasional.
Pabrik Gula (PG) Pesantren Baru Kediri, Jawa Timur, telah memulai musim giling tebu tahun 2026 dengan target produksi yang signifikan. Perusahaan menargetkan dapat menghasilkan gula hingga 63.597,32 ton dari total tebu sebanyak 873.299,6 ton. Target ini merupakan bagian dari upaya PG Pesantren Baru Kediri untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai swasembada gula nasional dan memperkuat ketahanan pangan.
Proses giling tebu di pabrik gula tersebut sudah dimulai, memastikan seluruh mesin dalam kondisi prima untuk operasional. General Manager PG Pesantren Baru Kediri, Sugondo, menyatakan optimisme tinggi terhadap pencapaian target ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan petani dan dukungan masyarakat serta pemangku kebijakan.
Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrahim dan puji syukur kepada Allah SWT, PG Pesantren Baru mengawali musim giling 2026," kata Sugondo di Kediri. Target rendemen yang ditetapkan adalah 7,26 persen, yang diharapkan dapat menghasilkan kualitas gula terbaik dari tebu yang siap panen.
Optimisme PG Pesantren Baru Kediri Hadapi Musim Giling 2026
PG Pesantren Baru Kediri menunjukkan optimisme tinggi dalam menghadapi musim giling tebu tahun 2026 dengan target produksi gula sebesar 63.597,32 ton. Target ini akan dicapai melalui pengolahan 873.299,6 ton tebu yang berasal dari petani di wilayah Kediri hingga Blitar. Persiapan matang telah dilakukan, termasuk memastikan kesiapan seluruh mesin pabrik.
General Manager PG Pesantren Baru Kediri, Sugondo, mengungkapkan bahwa target ini bukan hanya sekadar angka, melainkan kontribusi nyata terhadap program swasembada gula nasional. "Dengan pelayanan terbaik dan kebersamaan dengan petani tebu, serta dukungan dari masyarakat dan pemangku kebijakan, kami optimistis target ini bisa tercapai," ujarnya. Ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan industri gula di Indonesia.
Kualitas tebu menjadi fokus utama untuk mencapai rendemen 7,26 persen yang diharapkan. Tebu yang dikirimkan oleh petani dipastikan sudah siap panen, sehingga kualitas gula yang dihasilkan nanti juga akan baik. Optimisme ini didasari oleh persiapan yang matang dan kerja sama yang erat dengan berbagai pihak terkait.
Kualitas Tebu dan Peran Petani Jadi Kunci Sukses Produksi Gula
Kualitas bahan baku tebu memegang peranan krusial dalam pencapaian target produksi gula PG Pesantren Baru Kediri. Manajer Tanaman PG Pesantren Baru Kediri, Chandra Sukmana, menegaskan pentingnya kerja sama dengan mitra petani untuk mendapatkan Bahan Baku Tebu (BBT) berkualitas. Kriteria utama BBT yang diharapkan adalah manis, bersih, dan segar (MBS).
Kerja sama yang erat dengan petani tebu di wilayah Kediri hingga Blitar menjadi fondasi utama dalam memastikan pasokan tebu berkualitas. Komunikasi dan kolaborasi yang transparan dengan para petani juga menjadi prioritas. Ini bertujuan untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
Pelayanan terbaik serta transparansi kepada petani tebu diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi mereka dalam menyediakan tebu berkualitas. Dengan tebu yang siap panen dan memenuhi standar MBS, PG Pesantren Baru Kediri yakin dapat menghasilkan gula dengan kualitas terbaik. Hal ini secara langsung mendukung efisiensi produksi dan pencapaian target rendemen yang telah ditetapkan.
Dukungan Penuh PT Sinergi Gula Nusantara untuk Target Produksi
PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) turut memberikan dukungan penuh terhadap PG Pesantren Baru Kediri dalam musim giling tebu 2026. Regional Head Regional 2 PT SGN, Wayan Mei Purwono, mengapresiasi optimisme yang ditunjukkan oleh manajemen PG Pesantren Baru. Dukungan ini diharapkan dapat mendorong proses giling 2026 menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya.
Wayan Mei Purwono meyakini bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi yang solid antara PG Pesantren Baru dengan petani tebu, serta tim kerja yang kompak, kesuksesan akan tercapai. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pabrik, petani, dan entitas pendukung lainnya dalam industri gula nasional.
PT SGN juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dimulainya giling 2026, serta berharap seluruh proses berjalan lancar dan semua karyawan diberikan keselamatan. Dukungan ini memperkuat posisi PG Pesantren Baru Kediri dalam mencapai target ambisiusnya. Ini juga menunjukkan komitmen bersama untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia melalui peningkatan produksi gula.
Sumber: AntaraNews