Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kapolda Metro Tegaskan Murni Penegakan Hukum
Asep mengatakan, kasus ini dijadikan pembelajaran semua pihak agar lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menekankan pentingnya etika dan tanggung jawab dalam bermedia sosial. Hal itu disampaikan Asep usai mengumumkan delapan orang tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi.
Asep menegaskan, kasus ini murni penegakan hukum yang dilakukan secara profesional dan terbuka.
"Kami tegaskan bahwa penanganan perkara yang kami lakukan murni proses penegakan hukum. Kemudian seluruh tahapan juga dilakukan secara profesional, proporsional, transparan dan akuntabel," kata Asep kepada wartawan, Jumat (7/11/2025).
Jadi Pembelajaran Semua
Asep mengatakan, kasus ini dijadikan pembelajaran semua pihak agar lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial.
"Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak benar serta selalu melakukan cek dan klarifikasi sebelum menyebarkan sesuatu," ucap dia.
Dia mengajak masyarakat menjaga situasi tetap kondusif. "Mari kita jaga bersama, suasana yang sejuk, aman dan tertib agar ruang publik bisa selalu nyaman dan kondusif," tandas dia.