Roy Suryo Tersangka Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Pasbata Puji Polri Tegas

Selain Roy Suryo, penyidik Polda Metro Jaya juga menetapkan tujuh orang lainnya menjadi tersangka yakni ES, KTR, MRF, RE, DHL, RHS, dan TT.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Roy Suryo Tersangka Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Pasbata Puji Polri Tegas
Pakar telematika Roy Suryo menghadiri pemeriksaan terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). (Liputan6.com/Ady Anugrahadi) (© 2025 Liputan6.com)

Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Roy Suryo (RS) sebagai tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran informasi yang tidak benar mengenai ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Selain Roy Suryo, penyidik Polda Metro Jaya juga menetapkan tujuh orang lainnya menjadi tersangka yakni ES, KTR, MRF, RE, DHL, RHS, dan TT.

Ketua Umum PASBATA Prabowo, David Febrian mengapresiasiasi langkah tegas Polri tersebut. Menurutnya, hal itu mencerminkan ketelitian, kehati-hatian, serta integritas hukum yang dijaga dengan baik oleh jajaran kepolisian, terutama Polda Metro Jaya di bawah kepemimpinan Irjen Pol Asep Edi Suheri.

"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, khususnya kepada Bapak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, beserta para penyidik yang bekerja secara profesional, objektif, dan hati-hati dalam menangani kasus ini," ujar David Febrian di Jakarta, Jumat (7/11).

Ketua Umum PASBATA Prabowo, David Febrian
Ketua Umum PASBATA Prabowo, David Febrian Istimewa

Dia menyatakan isu ijazah palsu yang terus digoreng oleh segelintir pihak tidak hanya menyerang pribadi tertentu, tetapi juga merusak martabat bangsa dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan serta lembaga negara.

"Isu ini memalukan dan merusak citra bangsa. Mereka tidak sadar, tuduhan seperti ini menciptakan keresahan publik dan bisa menimbulkan efek domino. Bayangkan, anak-anak Indonesia yang bersekolah di luar negeri bisa khawatir ijazahnya nanti tidak diakui. Ini sangat berbahaya," ujarnya.

Ia juga menyoroti tuduhan tersebut diarahkan kepada mantan Presiden dan Wakil Presiden aktif, yang seharusnya menjadi teladan bagi generasi muda. Menurutnya, tuduhan itu bukanlah sebuah kritik tapi fitnah yang tak hanya mencoreng individu, tapi mencederai kehormatan negara.

Dia mengaku mendukung penuh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang dinilainya berhasil menjaga marwah Polri sebagai institusi modern, tegas, dan berintegritas.

"Saya menilai Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo adalah simbol ketegasan dan keadilan. Bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, Polri membuktikan bahwa hukum berdiri di atas semua golongan," katanya.

Dia mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi dan tetap percaya pada proses hukum yang sedang berjalan.

“Rakyat harus cerdas. Jangan mau dibodohi isu murahan. Percayalah, Polri bekerja dengan profesional, dan kita semua wajib mendukung langkah tegas mereka,” tutup David Febrian.

Rekomendasi