Kasus Hanania Travel, Polisi Periksa Puluhan Saksi Hingga Selebgram dan Influencer
Polda Metro Jaya sejauh ini telah memeriksa puluhan orang yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan tersebut.
Penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan berkedok perjalanan ibadah umrah yang melibatkan PT Hasanah International atau Hanania Tour terus berlanjut. Aparat kepolisian kini mendalami aliran dana yang diduga terkait dengan perkara tersebut guna mengungkap keseluruhan modus operandi sekaligus mengupayakan pemulihan kerugian para jemaah yang batal diberangkatkan ke Tanah Suci.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, penyidik sejauh ini telah memeriksa puluhan orang yang memiliki keterkaitan dengan aktivitas PT Hasanah International atau Hanania Tour. Pemeriksaan dilakukan untuk mengumpulkan alat bukti, menelusuri aliran dana, serta mengungkap peran masing-masing pihak dalam kasus yang diduga merugikan ratusan calon jemaah umrah tersebut.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 70 orang saksi, baik itu korban maupun pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan promosi dan pelaksanaan perjalanan umrah yang kemarin tidak jadi berangkat beberapa jemaah. 70 orang saksi sudah kami lakukan pemeriksaan," kata Iman kepada wartawan di Mapolda Jaya, Selasa (9/6/2026).
Merasa Menjadi Korban
Selain memeriksa puluhan saksi, penyidik juga membuka ruang bagi masyarakat luas yang merasa menjadi korban dari biro perjalanan ini. Langkah ini diambil karena besarnya perkiraan jumlah korban yang tergiur oleh promosi dari pihak Hanania Tour.
"Kemudian sampai dengan hari ini juga kami melakukan pembukaan posko pelayanan pengaduan bagi korban-korban dugaan penipuan dan penggelapan yang dimaksud," ujarnya.
Hingga saat ini, posko pengaduan tersebut terus dibanjiri oleh laporan dari para korban yang gagal berangkat. Angka pengadu bahkan telah mencapai ratusan orang dan diperkirakan masih bisa bertambah seiring berjalannya proses hukum.
"Sudah ada 687 orang yang melakukan atau menyampaikan pengaduannya kepada kami. Dan proses penyidikan sampai dengan hari ini masih terus kami lakukan," sebutnya.
Periksa Selebgram dan Influencer
Dalam kasus ini, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap selebgram hingga influencer yang turut mempromosikan Hanania Tour.
"Beberapa selebgram atau influencer juga kami lakukan pemeriksaan atau pengambilan keterangan, sehubungan dengan upaya untuk menarik dari para korban atau upaya untuk turut serta dalam marketing dari tersangka tersebut," jelasnya.
Tracing Aset
Tak hanya memeriksa selebgram dan Influencer, polisi juga melakukan proses tracing atas aset perusahaan maupun pemilik perusahaan tersebut.
"Kemudian kami juga dalam hal ini sedang melakukan proses tracing aset terhadap aset-aset yang dimiliki oleh PT tersebut ataupun oleh pemilik dari PT tersebut, ataupun aliran dari dana yang mengalir pada pihak-pihak yang lain," tegasnya.
"Hal ini tentunya kami lakukan dalam rangka upaya untuk melakukan pengembalian kerugian atau upaya untuk mengembalikan kerugian yang dialami oleh para korban," katanya.