Satgas Damai Cartenz Berhasil Tangkap Anggota KKB Pembunuh Karyawan Freeport
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil melakukan **penangkapan anggota KKB** berinisial YM di Ilaga, yang diduga kuat terlibat dalam penembakan fatal karyawan PT Freeport Indonesia. Penyelidikan intensif kini terus berlanjut untuk mengungkap seluruh j
Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil meringkus seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) berinisial YM (24) di Ilaga, Kabupaten Puncak. Penangkapan ini terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus penembakan yang menewaskan seorang karyawan PT Freeport Indonesia. Insiden tragis tersebut terjadi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Maret 2026 lalu.
YM, yang merupakan anggota KKB wilayah Kepala Air, Kodap III Ilaga, ditangkap di kawasan Pasar Kago, Kota Ilaga, pada Sabtu (6/6). Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan intensif oleh aparat keamanan. Korban penembakan diidentifikasi sebagai Simson Mulia, yang tewas akibat luka tembak di kepala.
Peristiwa penembakan Simson Mulia terjadi pada 11 Maret 2026 di area Ngapua Reklamasi Enviro Bunaken Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. YM masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus ini. Aparat berkomitmen untuk menindak tegas pelaku kekerasan bersenjata di Papua.
Detik-detik Penangkapan dan Peran YM dalam Aksi KKB
Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, mengonfirmasi penangkapan YM saat dihubungi dari Nabire, Minggu. YM diduga kuat terlibat dalam aksi penembakan yang mengakibatkan Simson Mulia meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban ditemukan tewas di bak kendaraan pikap yang terparkir.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, YM memiliki peran penting dalam memantau pergerakan petugas keamanan dan masyarakat. Ia menggunakan teropong saat aksi penembakan berlangsung, memberikan informasi kepada kelompoknya. Aksi ini diduga dilakukan bersama sejumlah anggota KKB lainnya.
Beberapa anggota lain yang terlibat termasuk JM, yang kini sudah meninggal dunia, dan BM alias N, yang hingga kini masih dalam **pencarian anggota KKB** oleh aparat. Penangkapan YM di Ilaga menjadi titik terang dalam pengungkapan kasus ini. Informasi mengenai keberadaan YM diperoleh setelah penyelidikan mendalam.
Setelah berhasil ditangkap, YM segera dibawa ke Polres Puncak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satgas Operasi Damai Cartenz. Proses hukum akan terus berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyidik akan menggali lebih dalam keterlibatan YM.
Proses Hukum dan Komitmen Aparat Terhadap Keamanan Papua
Penyidik menjerat YM dengan sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal yang diterapkan antara lain Pasal 459 tentang pembunuhan dan Pasal 18 juncto Pasal 19 mengenai penyertaan tindak pidana. Ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani kasus kejahatan berat.
Selain itu, penyidik juga sedang mendalami kemungkinan penerapan pasal lain terkait kepemilikan dan penggunaan senjata api maupun amunisi tanpa hak. Hal ini akan disesuaikan dengan hasil pengembangan penyidikan yang sedang berjalan. Aparat berupaya mengungkap seluruh aspek kejahatan yang dilakukan.
Inspektur Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, menegaskan komitmen aparat. Penangkapan ini adalah bagian dari upaya menindak pelaku kekerasan bersenjata yang menimbulkan korban jiwa di Papua. Setiap pihak yang diduga terlibat dalam tindak pidana akan diproses sesuai hukum.
Pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan kepastian hukum bagi korban dan menjaga keamanan masyarakat Papua. Aparat akan terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan dan pihak lain yang diduga terlibat dalam berbagai gangguan keamanan. Ini termasuk upaya melacak anggota KKB lainnya.
Pengembangan Penyidikan dan Keterlibatan Lainnya
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Polisi Adarma Sinaga, menambahkan bahwa penyidik masih mendalami peran YM. Pemeriksaan intensif terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatannya dalam tindak pidana lain. Fokus utama adalah di wilayah Tembagapura dan sekitarnya.
Penyidik juga melakukan pengembangan terhadap kemungkinan keterkaitan YM dengan perkara lain yang sedang ditangani aparat penegak hukum. Hal ini penting untuk memetakan seluruh jaringan dan aktivitas KKB. Proses ini diharapkan dapat mengungkap lebih banyak fakta.
Upaya penegakan hukum ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif di Papua Tengah. Aparat keamanan tidak akan berhenti sampai seluruh pelaku kejahatan bersenjata ditangkap dan diadili. Kehadiran negara harus dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Sumber: AntaraNews