FOTO: Korban Tewas Gempa Filipina Selatan Bertambah Jadi 37 Orang
Tim penyelamat masih berupaya menemukan korban yang tertimbun reruntuhan pascagempa dahsyat di Filipina Selatan.
Operasi pencarian dan penyelamatan korban gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 yang mengguncang wilayah lepas pantai Pulau Mindanao, Filipina Selatan, terus berlangsung hingga Selasa (9/6/2026). Tim penyelamat masih menyisir sejumlah lokasi yang mengalami kerusakan parah untuk mencari korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan.
Hingga Selasa, jumlah korban tewas dilaporkan meningkat menjadi 37 orang. Selain itu, lebih dari 200 orang mengalami luka-luka, sementara 12 orang lainnya masih dalam pencarian.
Petugas penyelamat dikerahkan ke berbagai titik terdampak, termasuk Kota General Santos dan Sarangani, yang menjadi wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah akibat gempa. Sejumlah bangunan dilaporkan runtuh, sementara tanah longsor yang dipicu guncangan turut memperburuk kondisi di sejumlah daerah.
Pihak berwenang setempat menyatakan sebagian besar korban meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan dan material longsor. Korban terbanyak berasal dari wilayah Soccsksargen, termasuk Kota General Santos dan Davao Occidental.
Gempa yang terjadi pada Senin (8/6/2026) tersebut juga sempat memicu peringatan tsunami di sejumlah wilayah Filipina Selatan. Meski peringatan telah dicabut, dampak kerusakan yang ditinggalkan masih menjadi fokus utama penanganan darurat.