FOTO: Longsor Banjarnegara, Evakuasi Korban Terkendala Kondisi Tanah Masih Labil
Upaya evakuasi korban bencana tanah longsor yang melanda Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara terkenfdala kondisi tanah masih bergerak.
Bencana tanah longsor yang melanda Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, sejak Minggu (16/11) meninggalkan dampak signifikan. Data terbaru dari Badan SAR Nasional (Basarnas) per Selasa (18/11) pukul 11.00 WIB mencatat bahwa bencana ini telah menyebabkan 48 rumah roboh atau hilang serta mengakibatkan 917 jiwa harus mengungsi. Hingga saat ini, tercatat dua warga meninggal dunia dan 26 orang lainnya masih dalam proses pencarian.
Upaya evakuasi terhadap 26 warga yang tertimbun di Dusun Situkung terpaksa ditunda sementara waktu. Penundaan ini dilakukan karena kondisi tanah di lokasi bencana yang terus bergerak aktif, memicu risiko tinggi terjadinya longsor susulan.
Pada Selasa (18/11/2025), pergerakan tanah di beberapa titik masih terpantau aktif. Hal ini memaksa 219 personel yang terlibat dalam tim SAR gabungan, termasuk warga yang mencari lokasi rumahnya, untuk bekerja dengan tingkat kewaspadaan yang sangat tinggi demi menghindari adanya korban tambahan dari tim penyelamat.Tim gabungan akan melanjutkan operasi evakuasi segera setelah kondisi geologi di lokasi dinyatakan cukup aman.