Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif Indonesia ke Para Dubes Negara Sahabat
Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya kerja sama antar negara di berbagi bidang. Khususnya, dalam rangka menciptakan keadilan di dunia.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif kepada para Duta Besar (Dubes) negara sahabat. Hal ini disampaikan Prabowo usai menerima surat kepercayaan dari 9 Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident untuk Republik Indonesia di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (9/6).
"Ya, beliau menyampaikan, senang beliau dengan kehadiran para duta besar itu mewakili banyak negara. Beliau juga menyampaikan prinsip-prinsip dasar politik luar negeri kita, bebas aktif," kata Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arif Havas Oegroseno di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (9/6).
Selain itu, Prabowo menekankan pentingnya kerja sama antar negara di berbagi bidang. Khususnya, dalam rangka menciptakan keadilan di dunia. "Juga menyampaikan perlunya di masa sekarang ini negara-negara bekerja sama dan membuat berbagai macam apa ya, kerja sama di berbagai bidang untuk menciptakan keadilan," jelasnya.
Arif Havas mengatakan, prosesi penyerahan surat kepercayaan tersebut merupakan tradisi yang harus dilakukan sebelum para dubes memulai penugasan di Indonesia. Menurut dia, para dubes negara sahabat juga berkomitmen meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia.
"Ini tradisi ya. Biasanya tidak menyampaikan substansi. Biasanya para dubes itu menyampaikan salam dari kepala negara mereka," ujar dia.
"Jadi satu per satu mereka menyampaikan salam, dan juga mereka masing-masing ingin meningkatkan hubungan bilateral dengan Indonesia, begitu," sambung Arif Havas.
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 9 Duta Besar
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto kembali menerima surat kepercayaan dari 9 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) Designate Resident untuk Republik Indonesia dalam sebuah upacara resmi yang berlangsung di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (9/6). Total sudah 17 dubes yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Prabowo.
Penyerahan surat kepercayaan ini menandakan penugasan resmi para dubes negara sahabat di Indonesia. Prabowo sebelumnya juga menerima surat kepercayaan dari 8 Dubes negara sahabat pada Senin, 8 Juni 2026.
"Sudah, sudah selesai (semua Dubes)," kata Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Arrmanatha Nasir dalam konferensi pers di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (9/6).
Prosesi penyerahan surat kepercayaan diawali dengan penyambutan resmi para duta besar di Istana Merdeka. Setibanya di Istana, lagu kebangsaan dari masing-masing negara diperdengarkan sebagai bentuk penghormatan kepada para perwakilan negara sahabat.
Selanjutnya, para duta besar secara bergantian memasuki ruang kredensial untuk menyerahkan surat kepercayaan kepada Prabowo. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menerima langsung dokumen resmi yang menjadi tanda dimulainya tugas diplomatik para duta besar di Indonesia.
Usai menyerahkan surat kepercayaan, masing-masing duta besar melakukan sesi foto bersama Prabowo. Setelah sesi foto bersama, Prabowo menerima para duta besar dalam pertemuan di veranda belakang Istana Merdeka.
Daftar 9 Duta Besar
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan awal bagi para duta besar untuk menyampaikan salam dan pesan dari kepala negara masing-masing sekaligus mempererat hubungan diplomatik dengan Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Luar Negeri Muhammad Anis Matta, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, dan Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno.
Adapun sembilan duta besar yang menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo yakni:
1. Manuel Estuardo Roldan Barillas, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Guatemala untuk Republik Indonesia;
2. Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari, Duta Besar LBBP Designate Resident Negara Qatar untuk Republik Indonesia;
3. Abdirashid Salat Abdille, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Kenya untuk Republik Indonesia;
4. Ratu Isoa Delamisi Tikoca, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Fiji untuk Republik Indonesia;
5. Redouane Houssaini, Duta Besar LBBP Designate Resident Kerajaan Maroko untuk Republik Indonesia;
6. Maria Gabriela Vieira Soares de Albergaria, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Portugal untuk Republik Indonesia;
7. Bernardo Brea Rodriguez, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Panama untuk Republik Indonesia;
8. Hong Kwang Il, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Demokratik Rakyat Korea untuk Republik Indonesia;
9. Antonio Rodrigues Jose, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Mozambik untuk Republik Indonesia.
Delapan Dubes LBBP
Berikut 8 Dubes LBBP yang menyerahkan surat kepercayaan pada Senin, 8 Juni 2026:
1. Sumadhurika Sashikala Premawardhane, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka untuk Republik Indonesia;
2. Christopher Baltazar Montero, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Filipina untuk Republik Indonesia;
3. Yoon Soongu, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Korea untuk Republik Indonesia;
4. Petr Kopřiva, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Ceko untuk Republik Indonesia;
5. Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari, Duta Besar LBBP Designate Resident Negara Palestina untuk Republik Indonesia;
6. Dimitrios Michalopoulos, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Yunani untuk Republik Indonesia;
7. Salam Al Achkar, Duta Besar LBBP Designate Resident Republik Lebanon untuk Republik Indonesia; dan
8. Menissa Rambally, Duta Besar LBBP Designate Non-Resident Saint Lucia untuk Republik Indonesia.