Presiden Prabowo Subianto bakal melantik Presiden KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) sebagai Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara Jakarta, Senin (8/6).
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Said Iqbal tiba di Kompleks Istana Kepresidenan pukul 15.48 Wib. Said yang mengenakan jas hitam dan dasi bewarna biru tampak tersenyum sumringah.
Said mengatakan dirinya akan bertugas memberikan masukan dan membuat analisas kebijakan kepada Prabowo, khususnya di bidang ketenagakerjaan serta kesejahteraan buruh. Dia menjelaskan keputusannya masuk ke kabinet karena ingin berjuang untuk buruh.
"Bagi kami setelah kami diskusikan di KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), khususnya dan kawan-kawan buruh, kami memutuskan untuk juga berjuang melalui di dalam," kata Said Iqbal kepad wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin.
Menurut dia, keberpihakan Prabowo terhadap buruh, petani, nelayan, dan guru mendorongnya untuk ikut berjuang bersama menjaga keseimbangan demi kesejahteraan. Said merasa perlu adanya tokoh buruh untuk memberikan masukan kepada Presiden.
"Karena kawan-kawan pengusaha kan misal, misal ya kita selalu melihat secara kasat mata melalui Pak Luhut, melalui Pak Airlangga, melalui Pak Bahlil, melalui Pak Rosan, banyak memberikan masukan perihal yang bersifat dengan kepemilikan modal. Yang dari buruh kan tidak ada," jelasnya.
Advertisement
Said pun memberanikan diri untuk berikhtiar, berijtihad untuk menjaga keseimbangan dan perjuangan para buruh. Dia memastikan akan tetap bersifat kritis apabila menyangkut kesejahteraan buruh, terutama RUU Ketenagakerjaan.
Advertisement
"Dan secara demokratis tidak akan mengurangi daya kritis kami terhadap persoalan-persoalan perburuhan," ujar dia.
"RUU Ketenagakerjaan. RUU Ketenagakerjaan," sambung Said.