Jeritan Hati Ayah Affan Kurniawan: Aparat Anarkis Harus Dihukum Sama dengan Anak Saya yang Meninggal Dunia
Keluarga korban menuntut keadilan penuh atas tragedi merenggut nyawa Affan, tulang punggung keluarga dengan lima anggota keluarga tersebut.
Zulkifli, ayah dari Affan Kurniawan pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis Brimob, meminta proses hukum berjalan adil dan transparan. Zulkifli meminta aparat berbuat anarkis harus diberi hukuman setimpal.
"Aparat yang berbuat anarkis harus dihukum sama dengan anak saya yang telah meninggal dunia," kata Zulkifli dalam konferensi pers di Balai Warga Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8).
Keluarga korban menuntut keadilan penuh atas tragedi merenggut nyawa Affan, tulang punggung keluarga dengan lima anggota keluarga tersebut.
"Kalau saya maunya ya minta keadilan saja. Saya percayakan kepolisian. Jangan sampai anarkis semua yang di sini, sama rekan-rekan saya lah, jangan sampai kedua kalinya lagi terjadi, semacam kayak anak saya saja," ujar Zulkifli.
Meski demikian, Zulkifli tetap meminta semua pihak menahan diri agar situasi tidak semakin memanas. Dia mengimbau semua pihak, termasuk rekan-rekan ojek online dan mahasiswa untuk tidak melakukan tindakan anarkis.
“Saya minta kepada mitra-mitra online cukup anak saya yang menjadi korban. Saya sudah serahkan kepada penegak hukum. Saya sudah pasrah masalah kepergian anak saya. Saya mohon kepada rekan-rekan jangan sampai kejadian seperti anak saya,” kata dia.
Ketika ditanya apakah masih percaya kepada kepolisian meski pelaku berasal dari Brimob, Zulkifli berharap ada itikad baik kepolisian mengusut tuntas aparat terlibat hingga menyebabkan anaknya kehilangan nyawa.
“Saya masih percaya polisi. Tidak semuanya anarkis. Cuma saya minta keadilan,” kata dia.
Hal senada disampaikan Adam Al Rasyid, kakak Affan. Dengan mata sembab, Adam menyebut tak ikhlas adiknya meninggal tragis di tangan aparat.
“Saya tidak ikhlas, cuma saya harus berbuat apa. Percuma saya marah-marah kalau ujung-ujungnya adik saya sudah tidak ada lagi,” ujar Adam.