Puan Temui Keluarga Affan, Janji Bantu dan Awasi Proses Hukum Kasus Rantis Brimob
Puan menyatakan duka mendalam dan menegaskan pentingnya pengusutan tuntas atas insiden tersebut.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis Brimob saat aksi unjuk rasa di Jakarta.
Puan menyatakan duka mendalam dan menegaskan pentingnya pengusutan tuntas atas insiden tersebut.
Puan mendatangi rumah duka Affan pada Sabtu (30/8). Dia mengenakan pakaian serba hitam sebagai bentuk duka cita.
"Saya secara langsung menyampaikan duka cita yang dalam kepada keluarga dan kedua orang tua almarhum. Insyaallah keluarga diberikan kekuatan, keikhlasan, dan ketabahan dalam menerima musibah ini,” kata Puan.
Dalam kunjungannya, Puan memastikan akan memberikan dukungan pendidikan untuk kakak dan adik Affan.
Politisi PDI Perjuangan (PDIP) ini meminta agar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk mengupayakan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) agar keduanya dapat melanjutkan pendidikan hingga selesai.
“Insyaallah kakak dan adiknya bisa dibantu sekolahnya oleh Pak Gubernur. Kami juga akan membantu kakak dan adiknya untuk bisa bekerja dan menyelesaikan sekolahnya,” jelasnya.
Puan juga menyoroti kondisi ayah Affan yang bekerja sebagai pengemudi ojek. Dia berjanji akan menyiapkan kendaraan baru agar ayah Affan bisa kembali bekerja.
“Karena bapaknya bekerja sebagai ojek, saya juga memberikan bantuan agar ada motor sehingga beliau bisa melanjutkan pekerjaannya,” kata Puan.
Selain memberi bantuan, Puan menegaskan komitmennya agar tragedi ini diusut tuntas. Ia meminta Kepolisian melakukan penyelidikan secara transparan dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan kecurigaan publik.
"Kami akan mengawal ini sampai selesai. Jangan sampai insiden seperti ini terulang kembali. Kita semua harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, jangan sampai peristiwa seperti ini memecah belah," ujarnya.