Tahukah Anda Mengapa Ratusan Ojol Gelar Aksi Damai di Palembang? Tuntut Keadilan Insiden Affan

Ratusan driver ojek online (ojol) menggelar Aksi Damai Ojol Palembang di Polda Sumsel, menuntut keadilan atas insiden yang menimpa rekan mereka, Affan. Apa saja tuntutan mereka?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda Mengapa Ratusan Ojol Gelar Aksi Damai di Palembang? Tuntut Keadilan Insiden Affan
Ratusan driver ojek online (ojol) menggelar Aksi Damai Ojol Palembang di Polda Sumsel, menuntut keadilan atas insiden yang menimpa rekan mereka, Affan. Apa saja tuntutan mereka? (Merdeka.com)

Ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel baru-baru ini menggelar aksi damai. Mereka berkumpul di depan markas Polda Sumsel, Kota Palembang, pada hari Sabtu.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan menuntut keadilan atas insiden yang menimpa salah satu rekan mereka, Affan Kurniawan. Massa tiba dengan mengenakan jaket hijau khas ojol.

Mereka secara serentak meneriakkan yel-yel keadilan sambil mengangkat atribut komunitas masing-masing. Sorak-sorai semangat kebersamaan menggema di sepanjang jalan menuju markas Polda Sumsel, menandai perjuangan mereka.

Tuntutan Keadilan untuk Affan Kurniawan

Dalam Aksi Damai Ojol Palembang ini, ADO Sumsel menyampaikan beberapa tuntutan penting kepada pihak kepolisian. Tuntutan utama adalah menyatakan duka cita dan simpati mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan.

Mereka juga mendesak Polri untuk mengusut tuntas tindakan anarkis oknum Brimob yang diduga menabrak korban hingga meninggal dunia. ADO Sumsel menginginkan pengungkapan kasus dilakukan secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

Selain itu, massa menuntut agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Mereka juga meminta Kapolri untuk memberikan perhatian serta bantuan kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Solidaritas Ojol dan Respons Polda Sumsel

Para pengemudi ojol menegaskan bahwa aksi mereka murni bentuk solidaritas, bukan provokasi yang dapat merugikan pihak lain. Mereka berharap kematian Affan menjadi momentum penting untuk evaluasi aparat agar lebih humanis dalam mengawal aksi masyarakat.

Aksi damai ini ditutup dengan penyerahan surat tuntutan resmi dari ADO Sumsel kepada Polda Sumsel. Surat tersebut diterima langsung oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono.

Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengapresiasi aksi damai yang dilakukan oleh rekan-rekan ojol tersebut. Beliau memuji cara mereka menyampaikan pendapat di muka umum dengan dewasa dan damai, menunjukkan kedewasaan berdemokrasi.

Penggalangan Dana untuk Keluarga Korban

Setelah penyerahan surat tuntutan, massa pengemudi ojol membubarkan diri pada pukul 10.34 WIB dengan tertib. Namun, semangat solidaritas mereka tidak berhenti sampai di situ, melainkan berlanjut ke tahap berikutnya.

Para pengemudi ojol berencana untuk menggalang dana bagi keluarga almarhum Affan Kurniawan sebagai bentuk dukungan moral dan finansial. Penggalangan dana ini akan berlangsung di delapan titik lampu merah strategis di Kota Palembang.

Inisiatif penggalangan dana ini menunjukkan komitmen kuat dari komunitas ojol untuk saling membantu dan meringankan beban sesama anggota. Mereka berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga Affan Kurniawan yang sedang berduka.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi