Imigrasi Banten Lampaui Target PNBP 2025, Kantor Tangerang Capai 230,92 Persen
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten berhasil melampaui target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2025, dengan Kantor Imigrasi Tangerang mencatat capaian tertinggi sebesar 230,92 persen dari target.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten mengumumkan capaian luar biasa dalam Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) hingga 22 Desember 2025. Tiga kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah Banten berhasil melampaui target yang ditetapkan, menunjukkan kinerja positif di akhir tahun. Pencapaian ini menjadi indikator kuat terhadap peningkatan kepercayaan masyarakat pada layanan keimigrasian di daerah tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Banten, Felucia Sengky Ratna, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama solid dari semua pihak terkait. Secara kumulatif, realisasi PNBP Kanwil Imigrasi Banten mencapai 215 persen dari target Direktorat Jenderal Imigrasi. Fokus utama adalah pada peningkatan pelayanan yang berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan publik.
Kontribusi terbesar datang dari sektor pembuatan paspor, terutama di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang yang meliputi tiga wilayah Tangerang. Selain itu, izin tinggal juga menjadi penyumbang signifikan, mengingat dominasi sektor industri di wilayah Tangerang Raya. Pihak Imigrasi Banten berkomitmen untuk terus berinovasi demi kemudahan akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian.
Capaian Gemilang PNBP Imigrasi Banten Melampaui Target
Tiga Kantor Imigrasi di wilayah Banten menunjukkan kinerja finansial yang impresif dengan melampaui target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2025. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang mencatat pencapaian tertinggi, berhasil merealisasikan Rp138 miliar dari target Rp60 miliar, setara dengan 230,92 persen.
Sementara itu, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Serang juga tidak kalah membanggakan, dengan realisasi PNBP mencapai Rp34 miliar dari target Rp18 miliar, atau sekitar 192,33 persen. Capaian ini menegaskan efektivitas pengelolaan dan peningkatan permintaan layanan keimigrasian di wilayah Serang.
Tidak ketinggalan, Kantor Imigrasi Kelas II Khusus Non TPI Cilegon berhasil merealisasikan Rp15 miliar dari target Rp9,4 miliar, mencapai 161,04 persen. Angka-angka ini secara kolektif menggambarkan tingginya kepercayaan publik dan efisiensi operasional seluruh UPT Imigrasi di Banten.
Sektor Penyumbang Terbesar dan Inovasi Pelayanan Imigrasi
Sektor pembuatan paspor menjadi penyumbang terbesar PNBP, khususnya di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang yang melayani tiga wilayah Tangerang. Tingginya permintaan paspor mendorong pihak Imigrasi untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan terbaik.
Menanggapi peningkatan pemohon paspor, Imigrasi Banten berencana membuka gerai layanan pada akhir pekan dan di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat. Felucia Sengky Ratna menyatakan, "Kita sudah siapkan terobosan dan inovasi di tahun mendatang mengenai pembuatan paspor agar lebih mudah dan menjangkau lebih luas lagi sebab datanya meningkat setiap waktu."
Selain paspor, sektor izin tinggal juga memberikan kontribusi signifikan terhadap PNBP. Hal ini disebabkan oleh dominasi industri di wilayah Tangerang Raya, yang menarik banyak pekerja asing. Meskipun beberapa pekerja beraktivitas di Cilegon dan Serang, banyak di antaranya memilih tinggal di wilayah Tangerang.
Fokus pada Kabupaten Tangerang yang padat industri menunjukkan bahwa kebutuhan akan izin tinggal sangat tinggi. Sengky menambahkan, "Khususnya di Kabupaten Tangerang yang banyak sekali industri yak. Mereka banyak tinggal di wilayah sana karena memang untuk keperluan usaha dan lainnya."
Detail Data Layanan Paspor dan Izin Tinggal di Banten
Data menunjukkan bahwa permintaan layanan paspor dan izin tinggal sangat tinggi di seluruh UPT Imigrasi Banten. Berikut adalah rincian realisasi layanan hingga 22 Desember 2025:
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang, Hasanin, menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan seiring dengan capaian yang telah diraih. "Target tahun depan pasti meningkat untuk semua sektor. Maka itu kita siapkan segalanya untuk pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujarnya. Peningkatan ini diharapkan dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sumber: AntaraNews