Garuda Fight Championship Series 2 Memanas, Agresivitas Maksimal Kkajhe Diuji Taktik Dingin Aziz Calim

GFC Series 2 hadir dengan konsep sportainment yang lebih besar, lebih megah, dan lebih menarik dibandingkan seri sebelumnya.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Garuda Fight Championship Series 2 Memanas, Agresivitas Maksimal Kkajhe Diuji Taktik Dingin Aziz Calim
Garuda Fight Championship Series 2 Memanas, Agresivitas Maksimal Kkajhe Diuji Taktik Dingin Aziz Calim (Merdeka.com)

Dunia olahraga kombat Indonesia kembali bersiap menyambut salah satu ajang pertarungan paling dinantikan tahun ini. Garuda Fight Championship (GFC) Series 2 resmi menggelar sesi timbang badan (weigh in) pada 26 Juni 2026 yang menjadi penanda kesiapan seluruh petarung menjelang pertarungan utama yang akan berlangsung pada 27 Juni 2026 di Bali United Studio, Jakarta Barat.

Dipromotori oleh One Hundred Percent Production (OHP) yang telah berkiprah lebih dari 17 tahun di industri entertainment Indonesia, GFC Series 2 hadir dengan konsep sportainment yang lebih besar, lebih megah, dan lebih menarik dibandingkan seri sebelumnya. 

Setelah sukses besar pada penyelenggaraan perdana yang mendapat sambutan luar biasa dari pecinta combat sports Tanah Air, GFC kini kembali menghadirkan panggung pertarungan yang tidak hanya menyuguhkan aksi di atas ring, tetapi juga pengalaman hiburan yang menyeluruh bagi para penonton. 

Kembali dipromotori oleh OHP, Jimmy Saputro selaku Promotor & CEO OHP Production mengatakan bahwa hHadirnya GFC ini semoga dapat menjadi salah satu wadah baru combat sports event di Indonesia.

"Kami melihat potensi yang begitu besar di dunia sports event ini di tanah air, yang memiliki antusiasme yang sangat tinggi. GFC hadir untuk bisa berkontribusi dalam kemajuan combat sports event di Indonesia, dan kami sungguh berharap dari GFC ini akan bisa melahirkan banyak talenta-talenta fighter muda Indonesia yang nantinya bisa berlaga di tingkat nasional bahkan internasional. Tentunya hal ini bisa menjadi dasar prediksi bahwa sports event ini akan menjadi salah satu bidang event yang akan menjadi tonggak masa depan event di Indonesia."

Sorotan utama GFC Series 2 tertuju pada laga Main Event yang mempertemukan Aziz Calim melawan Jekson Karmela (KKajhe) dalam duel Pro Boxing 5 ronde yang diprediksi menjadi salah satu pertarungan paling panas dan dinantikan tahun ini. Selain itu, belasan pertandingan lainnya akan mempertemukan atlet profesional, petarung potensial, hingga figur publik dalam format pertandingan yang kompetitif dan menghibur. 

Seluruh petarung akan menimbang batas berat badan sesuai kelas pertandingan yang telah ditetapkan. Sesi face-off akan berlangsung dengan penuh tensi dan menunjukkan semangat kompetitif para atlet yang siap memberikan penampilan terbaik untuk meraih kemenangan.

Garuda Fight Championship Series 2 Memanas, Agresivitas Maksimal Kkajhe Diuji Taktik Dingin Aziz Calim
Garuda Fight Championship Series 2 Memanas, Agresivitas Maksimal Kkajhe Diuji Taktik Dingin Aziz Calim istimewa

Masuknya Jekson Karmela (Kkajhe) dan Aziz Calim ke dalam regulasi Pro Boxing 5 ronde membawa dimensi baru yang sangat menarik pada main card GFC Series 2:

* Adu Cetak Strategi Baru: Pembatasan aturan murni tinju menuntut kedua petarung merombak total gaya bertahan dan menyerang mereka. Memfokuskan khusus pada presisi pukulan, footwork, dan kecepatan refleks murni dari kedua petarung.

* Uji Stamina 5 Ronde: Durasi panjang ini akan memperlihatkan siapa yang memiliki manajemen energi dan ketahanan fisik paling solid di bawah tekanan atmosfer ring profesional.

Dominasi sebuah klan petarung ditantang oleh aliansi petarung tangguh dari berbagai daerah, menciptakan gesekan komunitas (real beef) yang meningkatkan tensi kompetisi.

CEO Garuda Fight Championship, Helmi Drajat Arifin, menyampaikan bahwa GFC Series 2 menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menghadirkan kompetisi olahraga tarung yang profesional sekaligus menjadi wadah bagi lahirnya atlet-atlet potensial Indonesia.

"Weigh in menjadi salah satu tahapan penting yang menandakan kesiapan para petarung. Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para atlet dan masyarakat. GFC Series 2 akan menghadirkan pertandingan berkualitas yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana pembinaan dan pengembangan atlet olahraga tarung Indonesia," ujarnya.

Dhini W Prayogo, selaku SVP Content Acquisition & Partnership Vidio, menegaskan komitmen Vidio dalam mendukung kemajuan industri olahraga lokal melalui penyediaan tayangan yang legal dan aman dari pembajakan.

"Sebagai platform resmi dan eksklusif yang menayangkan Garuda Fight Championship (GFC) Series 2, Vidio terus berkomitmen menghadirkan tayangan olahraga premium yang lengkap dan berkualitas. Kami juga secara konsisten melakukan edukasi kepada publik agar menyaksikan deretan pertarungan seru kali ini melalui platform resmi. Melalui akses legal PPV (Pay-Per-View) eksklusif di Vidio, penonton dapat menikmati seluruh intensitas pertandingan ini dengan kualitas terbaik tanpa kendala teknis. Praktik pembajakan tidak hanya merugikan hak dan platform, merugikan bagi yang membayar tayangan bajakan, tetapi menghambat pertumbuhan industri kreatif, kesejahteraan para atlet, serta kemajuan olahraga tarung di Indonesia."

Selain menyuguhkan pertarungan yang kompetitif, GFC juga terus berkomitmen menjunjung tinggi nilai sportivitas, profesionalisme, dan keselamatan atlet dalam setiap penyelenggaraannya.

Para penggemar olahraga kombat dapat menyaksikan seluruh rangkaian pertandingan GFC Series 2 secara langsung di venue maupun melalui kanal YouTube resmi Garuda Fight Championship, Paparock, dan Laurend TV secara gratis. Vidio menayangkan 9 main card secara Pay-Per-View dengan harga mulai dari Rp49.000 (belum termasuk PPN), dengan mendapatkan claim paket Platinum selama satu bulan kedepan.

Rekomendasi