Para pedagang melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes menolak revitalisasi pasar yang dianggap tidak transparan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur Jum'at (14/11/2025). (merdeka.com/ Rendi Saputra)
ADVERTISEMENT
Para pedagang kios di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, menggelar aksi protes pada Jumat (14/11/2025) sebagai penolakan terhadap rencana revitalisasi yang dianggap tidak transparan dan terlalu mahal. Seluruh kios obat tutup, membuat aktivitas pasar lumpuh total sepanjang aksi berlangsung.
Unjuk rasa ini dipicu perubahan harga sewa kios yang dinilai memberatkan. Para pedagang menyebut keputusan penutupan kios oleh pengelola, Perumda Pasar Jaya, dilakukan secara mendadak sehingga memicu gelombang kekecewaan. Mereka juga menilai kebijakan tersebut berisiko mengancam kelangsungan usaha kecil di kawasan sentra obat terbesar Jakarta itu.
Perumda Pasar Jaya berencana bekerja sama dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) untuk melakukan revitalisasi bangunan, menata ulang sistem pelayanan kefarmasian, serta menyiapkan lokasi penampungan sementara bagi sekitar 400 pelaku usaha. Revitalisasi dilakukan setelah masa hak pemakaian tempat usaha pedagang berakhir sejak Mei 2024 lalu
Para pedagang melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes menolak revitalisasi pasar yang dianggap tidak transparan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur Jum'at (14/11/2025). merdeka.com/ Rendi SaputraPara pedagang melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes menolak revitalisasi pasar yang dianggap tidak transparan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur Jum'at (14/11/2025). merdeka.com/ Rendi SaputraPara pedagang melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes menolak revitalisasi pasar yang dianggap tidak transparan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur Jum'at (14/11/2025). merdeka.com/ Rendi SaputraPara pedagang melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes menolak revitalisasi pasar yang dianggap tidak transparan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur Jum'at (14/11/2025). merdeka.com/ Rendi SaputraPara pedagang melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk protes menolak revitalisasi pasar yang dianggap tidak transparan di Pasar Pramuka, Jakarta Timur Jum'at (14/11/2025). merdeka.com/ Rendi SaputraKios yang tutup di Pasar Pramuka, Jakarta Timur Jum'at (14/11/2025). merdeka.com/ Rendi SaputraKios yang tutup di Pasar Pramuka, Jakarta Timur Jum'at (14/11/2025). merdeka.com/ Rendi Saputra
Perumda Pasar Jaya menegaskan larangan penyewaan kembali kios di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, untuk memberantas praktik mafia kios dan memastikan kepemilikan sesuai aturan.
Pedagang Pasar Pramuka resah dengan isu kenaikan Harga Sewa Kios Pasar Pramuka pasca-revitalisasi yang mencapai ratusan juta rupiah. Bagaimana tanggapan Perumda Pasar Jaya?
Perumda Pasar Jaya membantah keras isu kenaikan sewa kios Pasar Pramuka hingga empat kali lipat, menegaskan tarif yang ditetapkan berdasarkan kajian komprehensif. Apa dasar penetapan tarifnya?
Asosiasi Pedagang Pasar Pramuka mengeluhkan kenaikan harga sewa Pasar Pramuka yang melonjak drastis pasca-revitalisasi kepada Gubernur DKI, memicu kekhawatiran akan penggusuran dan negosiasi alot.
Gugum menyatakan, saat audiensi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tidak akan ada penggusuran terhadap pedagang Pasar Pramuka di Jakarta Timur.