Kopema Bantah Naikkan Harga Sewa Kios Blok M
Sutomo menilai isu yang berkembang di publik maupun media sosial menyesatkan.
Koperasi Pedagang Pasar Pusat Melawai (Kopema) membantah tudingan telah menaikkan tarif sewa kios di Plaza 2 Blok M, Jakarta Selatan, yang berujung pada hengkangnya sejumlah pedagang.
“Kami terus terang kalau maksudnya terfitnah,” kata Ketua Kopema Sutomo kepada wartawan di kawasan Plaza 2 Blok M, Rabu (3/9).
Sutomo menilai isu yang berkembang di publik maupun media sosial menyesatkan. Ada tiga hal yang ia soroti.
Pertama, dugaan pedagang merusak kios pada malam hari. Kedua, tudingan pedagang belum membayar sewa, serta terakhir kabar tagihan melonjak dari Rp2 juta menjadi Rp30 juta.
“Kami rugi moral, rugi duit, rugi segala-galanya. Ini kios kami semuanya dirusak, dirusak total,” ujarnya dikutip Antara.
Sutomo meminta aparat terkait mengusut tuntas agar informasi yang benar bisa terungkap.
“Saya sebagai ketua Kopema mengimbau kepada petugas terkait supaya mengusut, yang mana yang benar,” katanya.
Peran Kopema di Blok M
Penasihat Kopema Mumu Mujtahid menegaskan pihaknya selama ini berperan menghidupkan kembali kawasan Blok M yang sempat mati selama 10 tahun dengan menghadirkan pedagang kuliner.
Ia menjelaskan, Kopema sejak 2024 berkoordinasi dengan pengelola Blok M sebelumnya, PT LAL, sebelum pada 2025 pengelolaan kios beralih ke PT MRT Jakarta.
“Tempat ini adalah lokasi yang menjadi kewajiban pengelola mal untuk menyediakan tempat usaha bagi pelaku usaha kecil,” kata Mumu.
Ketentuan penyediaan tempat usaha sebesar 20 persen untuk pelaku UMKM, lanjutnya, diatur dalam Perda Nomor 8 Tahun 1992. Saat itu kawasan Blok M memiliki tiga plaza di bawah PT LAL: Plaza 1 (kini area parkir dan Little Tokyo), Plaza 2 dengan 91 kios plus 44 kios terminal, serta Plaza 3.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan akan menghentikan kerja sama dengan Kopema bila terbukti melanggar kesepakatan.
Sebagai solusi, Pemprov menawarkan relokasi pedagang Plaza 2 Blok M ke lantai dasar lorong B1 mal dengan fasilitas sewa gratis selama dua bulan.