Fakta Unik: 63 Inovasi Bersaing di Liga Sinova Lombok Tengah 2025, Hadiah Umrah Menanti!
Ajang Liga Sinova Lombok Tengah 2025 diikuti 63 inovasi dari berbagai sektor, menunjukkan komitmen daerah dalam meningkatkan pelayanan publik dan mendorong kreativitas warganya.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengumumkan bahwa sebanyak 63 inovasi telah resmi mengikuti ajang Program Liga Sinova atau Sistem Inovasi Daerah 2025. Kompetisi ini bertujuan utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat luas di wilayah tersebut. Inovasi-inovasi ini berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, BUMD, UPTD Puskesmas, UPT Keswa, hingga sekolah.
Grand Final Liga Sinova Tahun 2025 secara resmi dibuka oleh Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, bersama Sekretaris Daerah H. Lalu Firman Wijaya. Acara pembukaan ini menandai dimulainya babak puncak dari serangkaian proses penjaringan ide-ide kreatif yang telah berlangsung sejak tahun 2023. Program ini menjadi wadah penting bagi para inovator lokal.
Kepala Bapperida Lombok Tengah, Lalu Wiranata, menjelaskan bahwa ajang tahunan ini konsisten menjaring ide-ide inovasi dari berbagai sektor di Kabupaten Lombok Tengah. Peningkatan jumlah peserta setiap tahun menunjukkan antusiasme tinggi dan potensi besar daerah dalam pengembangan inovasi.
Peningkatan Partisipasi dan Tujuan Liga Sinova
Partisipasi dalam Liga Sinova Lombok Tengah menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Pada edisi perdana tahun 2023, tercatat 30 inovasi yang ikut serta, kemudian meningkat menjadi 53 inovasi pada tahun berikutnya. Kini, pada ajang tahun 2025, jumlah inovasi yang bersaing mencapai 63.
Lalu Wiranata menegaskan bahwa peningkatan ini merupakan bukti nyata keberhasilan program dalam memicu semangat berinovasi di kalangan masyarakat dan instansi pemerintah daerah. Program Liga Sinova dirancang sebagai platform untuk mencari dan mengembangkan bakat inovasi yang ada di Lombok Tengah.
Tujuan utama dari penyelenggaraan Liga Sinova adalah untuk menciptakan solusi-solusi baru yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik. Melalui kompetisi ini, diharapkan lahir berbagai terobosan yang memberikan dampak positif langsung bagi kesejahteraan warga Lombok Tengah.
Komitmen Pemerintah Daerah untuk Inovator
Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, menekankan pentingnya kesinambungan program Liga Sinova agar dapat terus memberikan dampak positif. Beliau menyatakan bahwa inovasi harus terus berkembang dan menjadi landasan bagi setiap program daerah, termasuk yang bernuansa sosial. "Inovasi itu harus tetap berkembang. Dalam regulasi daerah, setiap program termasuk yang bernuansa sosial tetap harus berlandaskan inovasi," ujarnya.
Dukungan terhadap para inovator juga menjadi prioritas bagi pemerintah daerah. Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan dukungan ini sebagai bentuk upaya dalam memajukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, beberapa peserta yang menjelang pensiun pun menunjukkan semangat inovasi yang tinggi.
Pemerintah daerah tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga fasilitas konkret bagi para inovator berprestasi. Selain fasilitas umrah, inovator akan didorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, mulai dari S1 hingga S2. Lalu Firman Wijaya berpesan, "Jangan pernah berhenti berinovasi, karena dengan inovasi kita bisa terus maju."
Sumber: AntaraNews