Pemkab Lombok Tengah Gencarkan Pelatihan Instruktur Senam untuk Tingkatkan Pola Hidup Sehat Lansia
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah serius meningkatkan Pola Hidup Sehat Lansia melalui pelatihan instruktur senam kebugaran, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera dan berkualitas.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia). Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan pelatihan instruktur senam kebugaran yang berlangsung pada Minggu, 26 April. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan senam yang aman dan efektif bagi lansia.
Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, menegaskan bahwa senam kebugaran merupakan faktor krusial dalam menjaga kesehatan serta membentuk pola hidup yang baik. Beliau berharap pelatihan ini dapat menjadi fondasi bagi terciptanya keluarga sehat dan kesejahteraan yang merata di seluruh wilayah Lombok Tengah. Inisiatif ini juga diharapkan mampu memasyarakatkan senam lansia di berbagai pelosok daerah.
Pelatihan ini merupakan langkah strategis Pemkab Lombok Tengah untuk memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri dalam menjaga kesehatan. Dengan adanya instruktur yang kompeten, diharapkan kegiatan senam lansia dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak warga, khususnya pralansia dan lansia.
Komitmen Pemkab Lombok Tengah Wujudkan Kesehatan Lansia
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah secara aktif berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dengan fokus khusus pada kelompok lansia. Pelatihan instruktur senam kebugaran menjadi salah satu program unggulan yang digagas untuk mencapai tujuan tersebut. Inisiatif ini mencerminkan perhatian Pemkab terhadap kualitas hidup warganya.
Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, menekankan bahwa kesehatan merupakan pilar utama kesejahteraan. "Senam menjadi salah satu penentu kesehatan. Jika keluarga sehat, akan tercipta kesejahteraan bagi masyarakat Lombok Tengah," ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya peran aktivitas fisik dalam membangun komunitas yang sehat dan produktif.
Beliau juga mengapresiasi antusiasme peserta pelatihan dan berharap ilmu yang diperoleh dapat disebarluaskan. Penerapan ilmu tersebut di wilayah masing-masing diharapkan dapat menjadikan senam lansia sebagai bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat. Ini merupakan langkah progresif dalam mendorong Pola Hidup Sehat Lansia.
HM Nursiah berpesan agar para peserta tetap semangat dan mampu mengembangkan kegiatan ini di tengah masyarakat. "Mari terus hidup sehat, menjaga kesehatan, dan tetap tersenyum," tambahnya, memberikan motivasi untuk terus menggalakkan budaya hidup sehat.
Peran KLPI Lombok Tengah dalam Pemberdayaan Lansia
Organisasi Kebugaran Lansia dan Pralansia Indonesia (KLPI) Lombok Tengah memegang peranan penting dalam menggerakkan program kesehatan bagi lansia dan pralansia. Ketua KLPI Lombok Tengah, Winarsih Nursiah, menjelaskan bahwa organisasi ini baru terbentuk pada tahun 2025. Meskipun relatif baru, KLPI telah menunjukkan dedikasi tinggi melalui berbagai kegiatan.
Sejak pembentukannya, KLPI Lombok Tengah telah melaksanakan serangkaian kegiatan yang berdampak positif bagi lansia. Pada Mei 2025, KLPI memperingati Hari Lansia yang dirangkai dengan bakti sosial, senam bersama, serta pemeriksaan kesehatan. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya Pola Hidup Sehat Lansia.
Winarsih Nursiah menyatakan bahwa melalui pelatihan instruktur ini, KLPI berambisi mencetak instruktur yang kompeten di seluruh puskesmas. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup lansia dan pralansia, sekaligus mempererat tali silaturahim antarwarga. Upaya ini sejalan dengan visi Pemkab Lombok Tengah untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan harmonis.
Kehadiran KLPI menjadi motor penggerak dalam menyelenggarakan program-program yang relevan dan bermanfaat bagi kelompok usia lanjut. Kolaborasi antara Pemkab dan KLPI diharapkan dapat menghasilkan dampak yang lebih luas dalam mewujudkan lansia yang aktif dan produktif.
Pelatihan Instruktur dan Lomba Senam untuk Lansia
Pelatihan instruktur senam kebugaran yang diselenggarakan di Lombok Tengah ini menghadirkan pelatih bersertifikat nasional dari DPD KLPI Provinsi NTB. Para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai gerakan senam yang aman dan sesuai untuk lansia. Hal ini penting untuk memastikan bahwa aktivitas fisik tidak menimbulkan risiko cedera bagi para peserta senam.
Materi pelatihan mencakup teknik-teknik senam yang disesuaikan dengan kondisi fisik lansia, mulai dari pemanasan, gerakan inti, hingga pendinginan. Penekanan pada keselamatan menjadi prioritas utama agar setiap instruktur mampu memandu sesi senam dengan benar dan minim risiko. Ini adalah bagian integral dari upaya mendorong Pola Hidup Sehat Lansia.
Sebagai tindak lanjut dari pelatihan ini, Pemkab Lombok Tengah dan KLPI telah merencanakan lomba senam lansia tingkat kabupaten. Lomba ini akan diikuti oleh perwakilan dari masing-masing puskesmas di 12 kecamatan yang ada di Lombok Tengah. Inisiatif ini diharapkan dapat memotivasi lansia untuk lebih aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan fisik.
Puncak kegiatan lomba senam lansia ini direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Lansia pada 29 Mei 2026. Pada momen tersebut, akan dilakukan pengumuman pemenang lomba, sekaligus menjadi ajang perayaan semangat hidup sehat bagi lansia di Lombok Tengah. Acara ini akan menjadi penutup yang meriah bagi serangkaian program peningkatan kesehatan lansia.
Sumber: AntaraNews