Gubernur NTB Bangga: Putra Daerah Sabolah Al Kalamby Jabat Komisaris MGPA Mandalika
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bangga atas penunjukan Sabolah Al Kalamby sebagai Komisaris MGPA Mandalika, berharap putra daerah ini jadi jembatan komunikasi dan penggerak kesejahteraan lokal.
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menyatakan kebanggaannya atas penunjukan Sabolah Al Kalamby sebagai Komisaris PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) pada Minggu (17/5). Penunjukan ini diharapkan memperkuat sinergi antara pengelola Pertamina Sirkuit Mandalika dengan masyarakat sekitar. Sabolah merupakan putra daerah yang tumbuh besar di kawasan Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah.
PT InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menunjuk Sabolah sebagai bagian dari restrukturisasi jajaran direksi dan komisaris MGPA. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat pengembangan wisata olahraga (sport tourism) dan penyelenggaraan event internasional di Mandalika. Penunjukan tersebut menjadi sorotan penting bagi kemajuan daerah dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Iqbal percaya Sabolah akan menjadi komunikator yang efektif antara MGPA dan warga lokal. Ia merupakan simbol penguatan integrasi Kawasan Mandalika dengan masyarakat di lingkar Mandalika dan masyarakat NTB pada umumnya. Harapan besar disematkan pada peran barunya ini untuk menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang nyata.
Peran Strategis Putra Daerah dalam Komunikasi Komunitas
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengungkapkan kebanggaannya terhadap Sabolah Al Kalamby, seorang pemuda terbaik dari Lombok Tengah. Sabolah dipercaya menduduki posisi Komisaris MGPA, pengelola Pertamina Sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. "Saya mengucapkan selamat dan ikut bangga salah satu anak muda terbaik di Lombok Tengah diberi kepercayaan duduk di manajemen pengelola Sirkuit Mandalika," ujar Iqbal kepada media di Mataram, Minggu.
Sebagai anak asli Lingkar Mandalika, Sabolah memiliki pemahaman mendalam tentang dinamika sosial dan budaya di kawasan tersebut. Latar belakang ini menjadikannya figur ideal untuk menguatkan integrasi antara KEK Mandalika dengan warga sekitar. "Beliau adalah anak asli Lingkar Mandalika. Karena itu beliau adalah simbol penguatan integrasi Kawasan Mandalika dengan Masyarakat di lingkar Mandalika dan masyarakat NTB pada umumnya," ujar Eks Dubes Indonesia untuk Turki itu.
Iqbal menekankan bahwa Sabolah merupakan simbol penting dalam upaya penguatan hubungan Mandalika dengan masyarakat NTB secara umum. Kemampuannya untuk berkomunikasi secara efektif akan sangat vital. Hal ini memastikan bahwa kepentingan dan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik kepada manajemen MGPA.
Komitmen Peningkatan Kesejahteraan dan Kolaborasi Daerah
Gubernur Iqbal menitipkan pesan penting kepada ITDC, MGPA, serta jajaran pejabat baru terkait pembangunan di Mandalika. Beliau menegaskan bahwa kemajuan kawasan harus berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Ini merupakan prinsip utama yang harus dipegang teguh oleh semua pihak terkait.
Sabolah Al Kalamby, yang sebelumnya dikenal sebagai aktivis senior Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) NTB, menyampaikan komitmennya untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah. "Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama kepada Bapak Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal atas dukungan dan komitmen beliau untuk terus berkolaborasi dalam mengembangkan Mandalika sebagai salah satu ikon NTB dan Indonesia di mata dunia," kata Sabolah dalam keterangannya pada Rabu (13/5).
Menurut Sabolah, pengembangan Mandalika tidak cukup hanya berfokus pada suksesnya penyelenggaraan event internasional. Ia menekankan pentingnya menghadirkan dampak ekonomi dan sosial yang nyata bagi masyarakat NTB, khususnya warga di sekitar kawasan Mandalika. Visi ini sejalan dengan harapan pemerintah daerah untuk pembangunan yang inklusif.
Memperbesar Keterlibatan Sumber Daya Lokal dalam Event Internasional
Salah satu fokus utama yang akan didorong oleh Sabolah adalah memperbesar keterlibatan sumber daya lokal dalam setiap event yang digelar di Sirkuit Mandalika. Inisiatif ini bertujuan untuk memaksimalkan manfaat ekonomi bagi penduduk setempat. Hal ini juga akan memberikan kesempatan bagi putra-putri daerah untuk berkontribusi.
Sabolah mencontohkan, pada penyelenggaraan MotoGP dan berbagai event internasional lainnya, putra-putri daerah NTB sudah mulai dilibatkan. Mereka berperan sebagai marshal dan tenaga pendukung pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan ini menunjukkan potensi besar tenaga lokal yang dapat terus dikembangkan.
"Event MotoGP sudah ada keterlibatan putra-putri daerah, dan pada event-event lainnya kami juga akan terus mengupayakan agar partisipasi masyarakat lokal semakin besar," katanya. Pernyataan ini menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan partisipasi masyarakat lokal. Ini akan memastikan bahwa manfaat dari acara-acara besar dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di NTB.
Sumber: AntaraNews