Dua Anggota Brimob Tewas Ditembak KKB di Puncak Jaya
Aparat gabungan TNI-Polri kini tengah melakukan penyisiran dan pengejaran intensif di wilayah Distrik Mulia.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali beraksi dengan menembak dua anggota Brimob hingga tewas di Kampung Usir, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Kamis (15/5) sore. Pelaku disebut berasal dari kelompok Tenrus Enumbi yang kini sedang diburu aparat.
Kedua korban adalah Bripda Dedy Tambunan dan Bharada Kain Rerei, yang ditembak saat mengendarai sepeda motor. Keduanya merupakan personel aktif di satuan Brimob Polda Papua.
Dalam unggahan akun resmi Humas Polda Papua Tengah, Bripda Dedy Tambunan adalah personel Banit 1 Subden 1 Wateror Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Papua. Dan Bharada Kain Rerei merupakan personel Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Papua.
Kronologi Penembakan
Menurut Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, insiden penembakan terjadi saat kedua korban sedang mengendarai motor di sekitar Kampung Usir. Tiba-tiba, pelaku yang juga mengendarai motor jenis CRF, melakukan penembakan dari jarak dekat.
“Korban Bripda Dedy Tambunan mengalami satu luka tembak di dada tembus ke belakang, serta Bharada Raymond Rerei (Kain Rerei) mengalami dua luka tembak, masing-masing di dada tembus ke samping dan dada depan tembus ke belakang,” ujar Kombes Yusuf dalam keterangan tertulis, Jumat (16/5).
Kombes Yusuf menambahkan, pelaku diduga merupakan adik dari Bumiwalo Enumbi, anggota KKB yang sebelumnya tewas dalam kontak tembak dengan TNI pada Sabtu (10/5) lalu.
Setelah penembakan, kedua korban sempat dilarikan ke RSUD Mulia. Namun nyawa mereka tidak tertolong.
“Kedua korban sempat dievakuasi ke RSUD Mulia, namun sayang, saat tiba di rumah sakit, mereka dinyatakan meninggal dunia,” kata Yusuf.
Aparat gabungan TNI-Polri kini tengah melakukan penyisiran dan pengejaran intensif di wilayah Distrik Mulia dan sekitarnya untuk memburu pelaku.
“Kami harap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi serta mendukung upaya penegakan hukum,” pungkas Kombes Yusuf.