Diskominfo Garut Dorong Literasi Digital Mahasiswa, Bekali Generasi Muda Hadapi Era Teknologi
Diskominfo Kabupaten Garut aktif mendorong peningkatan Literasi Digital Mahasiswa Garut melalui program edukatif, membekali mereka agar siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital.
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut, Jawa Barat, secara proaktif mendorong mahasiswa sebagai generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan literasi dan kreativitas berbasis digital. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pesatnya kemajuan teknologi dan fungsi digitalisasi yang berdampak luas dalam kehidupan bermasyarakat. Inisiatif ini bertujuan membekali mahasiswa agar dapat memanfaatkan ruang digital secara positif dan produktif.
Dorongan ini disampaikan oleh Sekretaris Diskominfo Kabupaten Garut, Ega Mahesa Suardi, saat membuka kegiatan GEN Z Space Vol. 4 di Aula Rektorat Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Kabupaten Garut pada Sabtu, 30 Mei 2026. Acara bertema "Menggerakkan Suara Digital Menuju Real Impact" ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Diskominfo Garut. Pihak Diskominfo menyatakan dukungan penuh dan keterbukaan untuk berdiskusi bersama mahasiswa terkait pemanfaatan digitalisasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) IPI Garut ini diharapkan mampu memberikan kontribusi edukatif yang signifikan bagi generasi muda. Wakil Rektor IPI Garut, Lucky Rahayu Nurjamin, menekankan bahwa acara ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Garut. Harapannya, mahasiswa dan pelajar dapat menggunakan media digital secara bijak serta melihat peluang ekonomi yang ada melalui media sosial.
Pentingnya Literasi Digital di Era Modern
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah lanskap kehidupan masyarakat secara fundamental, terutama bagi generasi muda yang tumbuh di tengah derasnya arus informasi digital. Digitalisasi tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga tantangan yang memerlukan pemahaman dan keterampilan khusus untuk menghadapinya. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital menjadi krusial agar generasi muda tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen konten yang bertanggung jawab dan inovatif.
Sekretaris Diskominfo Kabupaten Garut, Ega Mahesa Suardi, menegaskan bahwa kemajuan teknologi dan fungsi digitalisasi akan berdampak cukup luar biasa, sehingga perlu diresapi dan disikapi bersama. Pernyataan ini menggarisbawahi urgensi bagi setiap individu, khususnya mahasiswa, untuk memiliki pemahaman mendalam tentang ekosistem digital. Literasi digital mencakup kemampuan mencari, mengevaluasi, menggunakan, dan menciptakan informasi secara efektif melalui teknologi digital.
Diskominfo Kabupaten Garut menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh inisiatif yang mendorong literasi digital. Mereka membuka diri untuk berdiskusi dan berkolaborasi dengan mahasiswa dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan digitalisasi. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan ini diharapkan dapat menciptakan sinergi positif dalam mempersiapkan generasi muda Garut menghadapi tantangan era digital.
Mahasiswa Garut dan Pemanfaatan Digital untuk Peluang Ekonomi
Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut melalui Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) IPI Garut, mengambil peran aktif dalam menggerakkan mahasiswa untuk lebih bijak dan produktif di ranah digital. Kegiatan GEN Z Space Vol. 4 ini dirancang sebagai platform bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi media digital, tidak hanya sebagai sarana hiburan tetapi juga sebagai alat untuk menciptakan nilai ekonomi.
Wakil Rektor IPI Garut, Lucky Rahayu Nurjamin, menyampaikan bahwa acara ini tergolong unggulan dari mahasiswa IPI, karena merupakan upaya nyata untuk meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Garut. Melalui kegiatan ini, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna pasif, melainkan menjadi kreator yang mampu melihat dan memanfaatkan peluang ekonomi yang ditawarkan oleh media digital. Ini termasuk pengembangan konten kreatif, pemasaran digital, hingga membangun bisnis berbasis online.
Pemanfaatan media sosial secara bijak dan produktif dapat membuka jalan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Dengan pemahaman yang kuat tentang literasi digital, mereka dapat mengidentifikasi tren, membangun jaringan profesional, dan bahkan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal.
Kontribusi Generasi Z dalam Aksi Nyata
Kegiatan GEN Z Space Vol. 4 secara spesifik menyoroti peran Generasi Z yang kerap dianggap aktif di media sosial namun kurang berkontribusi pada kehidupan nyata. Panitia Pelaksana, Salsabila, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mengedukasi bagaimana media digital dapat dimanfaatkan secara positif dan diwujudkan menjadi aksi nyata yang bisa berdampak langsung bagi masyarakat. Ini adalah panggilan untuk mengubah aktivitas daring menjadi kontribusi luring yang konkret.
Wakil Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa (BEM KBM) IPI Garut, Ahmad Saeful Irham, berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi edukatif yang signifikan bagi generasi muda. Ia mengajak seluruh peserta untuk menggali ilmu dari para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, dan kemudian merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran teori, melainkan diimplementasikan dalam bentuk proyek sosial, kampanye kesadaran, atau inisiatif lain yang bermanfaat.
Dengan demikian, GEN Z Space Vol. 4 menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk memahami bahwa kehadiran mereka di dunia digital memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan positif. Melalui literasi digital yang kuat dan semangat kontribusi, Generasi Z dapat membuktikan bahwa mereka adalah agen perubahan yang mampu membawa dampak nyata bagi kemajuan masyarakat dan bangsa.
Sumber: AntaraNews