Dari Geger ke Kebangkitan: 1.200 Peserta Lari Notarius Run Jadi Sinyal Positif Event Olahraga Kebangkitan Bandung
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan melihat banyaknya event olahraga, termasuk Notarius Run 2025 dengan 1.200 peserta, sebagai sinyal kuat kebangkitan Bandung pasca "geger" Agustus.
Kota Bandung menunjukkan sinyal positif pemulihan pasca masa sulit di akhir Agustus hingga awal September 2025. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa banyaknya event olahraga menjadi titik balik kebangkitan kota. Salah satu event yang disorot adalah Notarius Run 2025 yang digelar di Kampus Universitas Padjadjaran Bandung.
Farhan menyebutkan bahwa ia baru saja melepas lari Bandung Ultra 100 di Lembang dan para GM Hotel juga mengadakan acara lari. Aktivitas ini diikuti oleh Notarius Run yang melibatkan alumni notariat Unpad. Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan bahwa Kota Bandung mulai bangkit kembali dari ketegangan sebelumnya.
Menurut Farhan, event olahraga memiliki kekuatan besar untuk menarik wisatawan dan mendorong ekonomi lokal. Konsep wisata olahraga (sport tourism) menjadi fokus utama pemerintah kota. Bandung berupaya membangun reputasi sebagai destinasi terbaik untuk kegiatan olahraga, khususnya lari.
Event Olahraga sebagai Titik Balik Pemulihan Ekonomi Bandung
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan bahwa serangkaian event olahraga yang digelar pada pekan ketiga September ini merupakan pertanda positif. Ini menandai pemulihan ekonomi Kota Bandung setelah periode "ketegangan luar biasa" yang terjadi di akhir Agustus hingga awal September 2025. "Setelah akhir Agustus sampai awal September kita mengalami ketegangan luar biasa, kita sudah mulai pulih lagi," ujar Farhan.
Farhan mencontohkan beberapa kegiatan lari yang berlangsung, seperti Bandung Ultra 100 di Lembang dan Notarius Run 2025. Ia melihat bahwa meskipun event-event ini masih berskala kecil, akumulasinya menunjukkan momentum kebangkitan. Ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat dan sektor pariwisata mulai bergerak kembali.
Kehadiran berbagai event olahraga ini tidak hanya menggerakkan sektor pariwisata, tetapi juga memberikan dampak ekonomi secara keseluruhan. Pemulihan kepercayaan publik dan aktivitas masyarakat menjadi kunci dalam mendorong roda perekonomian kota. Event olahraga kebangkitan Bandung ini diharapkan terus berlanjut.
Membangun Reputasi Bandung sebagai Kota Sport Tourism
Farhan menegaskan bahwa event olahraga memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata bagi suatu daerah, termasuk Kota Bandung. Olahraga tidak lagi hanya sekadar aktivitas fisik, melainkan telah menjadi bagian integral dari industri pariwisata. Oleh karena itu, Bandung bertekad untuk menjadi unggulan dalam sport tourism.
Pemerintah Kota Bandung sedang gencar melakukan branding untuk menjadikan kota ini sebagai destinasi terbaik untuk olahraga lari. "Bandung sedang kita branding sebagai kota paling enak untuk olah raga lari," kata Farhan. Rencana ini akan dibuktikan dengan semakin banyaknya event lari yang diselenggarakan di kota ini.
Dalam waktu dekat, Farhan menyebutkan akan ada event besar lain di Jalan Merdeka yang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Bandung sebagai kota lari. Selain itu, pengembangan komunitas sepeda Salasakahiji juga menjadi perhatian. Bandung bahkan sedang dipersiapkan untuk menjadi tuan rumah Jambore sepeda lipat nasional pada tahun mendatang.
Antusiasme Komunitas dan Dukungan Akademisi
Ketua Ikatan Keluarga Alumni Notariat (Ikano) Universitas Padjadjaran (Unpad), Ranti Fauza Mayana, menyampaikan bahwa Notarius Run 2025 diikuti oleh 1.200 peserta. Para peserta datang dari berbagai kalangan, termasuk notaris dan PPAT, menunjukkan antusiasme yang tinggi. Event ini juga menjadi bentuk penghargaan para alumni Unpad dalam Dies Natalis Unpad ke-68.
Ranti berharap kegiatan ini dapat berkontribusi pada upaya pemulihan Bandung dan membantu mewujudkan cita-cita Wali Kota Farhan. "Lewat kegiatan ini, kami juga berharap ini membantu usaha memulihkan Bandung dan membantu memperkuat cita-cita pak Wali Kota Bandung," ujarnya. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi warga Kota Bandung, khususnya para notaris.
Rektor Unpad, Arief Sjamsulaksan Kartasasmita, turut mengapresiasi kerja sama antara universitas dan alumni kenotariatan dalam penyelenggaraan Notarius Run 2025. Menurut Arief, event ini merupakan bagian dari upaya universitas untuk mengembangkan program kesehatan masyarakat di Kota Bandung. Ini sejalan dengan visi untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan fisik.
Sumber: AntaraNews