Semarang – Sekretaris Daerah Jawa Tengah (Sekda Jateng), Sumarno, menegaskan bahwa ajang olahraga lari tetap menjadi primadona di tengah masyarakat. Potensi besar ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian daerah secara signifikan. Pernyataan ini disampaikan Sumarno saat menghadiri pergelaran Sriboga Run di Semarang pada Minggu, 1 Februari.
Sumarno menekankan pentingnya peran olahraga lari dalam menggerakkan roda ekonomi lokal. Oleh karena itu, ia mendorong setiap kabupaten dan kota di Jawa Tengah untuk mengembangkan event lari dengan keunikan khas daerah masing-masing. Inisiatif ini bertujuan untuk menarik minat peserta dan pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah.
Menurut Sekda Jateng, kompetisi olahraga lari yang telah diselenggarakan di berbagai wilayah Jateng terbukti berhasil menyedot antusiasme tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa olahraga lari memiliki daya tarik kuat yang dapat dimanfaatkan sebagai motor penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Advertisement
Advertisement
Setiap daerah di Jawa Tengah memiliki potensi unik yang bisa diangkat melalui event olahraga lari. Keunikan ini dapat menjadi daya tarik tersendiri untuk menarik minat masyarakat, terutama generasi muda, agar berpartisipasi dan berkunjung. Dengan demikian, event lari tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga promosi potensi lokal.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat berharap agar jumlah event olahraga lari ini dapat meningkat pada tahun 2026. Harapan ini sejalan dengan peluncuran kalender event wisata 2026 yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Peningkatan jumlah event lari diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Event lari terbukti mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi, mulai dari akomodasi, kuliner, transportasi, hingga UMKM lokal. Ketika sebuah event besar diselenggarakan, terjadi peningkatan transaksi ekonomi yang signifikan. Hal ini memberikan dampak langsung pada pendapatan masyarakat dan pemerintah daerah.
Advertisement
Advertisement
Sekda Jateng mengakui bahwa olahraga lari masih menjadi pilihan utama masyarakat Jawa Tengah, khususnya setiap akhir pekan. Salah satu alasannya adalah akses perlengkapan yang relatif murah dan mudah didapatkan. Faktor ini menjadikan olahraga lari dapat diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Antusiasme warga terhadap olahraga lari juga terlihat jelas pada ajang Sriboga Run yang baru saja diselenggarakan oleh PT Sriboga Flour Mill. Ratusan peserta turut serta dalam dua kategori lari, yaitu 3 kilometer dan 5 kilometer. Acara ini tidak hanya diikuti oleh karyawan Sriboga, tetapi juga masyarakat umum dari berbagai usia.
Mulai dari anak-anak hingga orang tua tampak antusias mengikuti kegiatan lari santai tersebut. Bahkan, beberapa peserta hadir bersama balita dan mengenakan kostum unik, yang menambah semarak suasana. Kehadiran peserta dengan beragam latar belakang menunjukkan bahwa olahraga lari memiliki daya tarik universal dan inklusif.
Advertisement
Advertisement
Melihat tingginya minat dan potensi ekonomi, Sumarno mendorong 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah untuk memiliki event olahraga lari dengan karakteristik masing-masing. Dukungan ini diharapkan dapat memicu inovasi dan kreativitas dalam penyelenggaraan event. Setiap daerah dapat menonjolkan keindahan alam, budaya, atau sejarahnya melalui rute lari yang unik.
Presiden Direktur PT Sriboga Flour Mill, Naufal Arifin, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta Sriboga Run. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 PT Sriboga Flour Mill. Naufal Arifin menekankan pentingnya menjaga kesehatan, sejalan dengan semangat olahraga lari.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif semacam ini. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat, diharapkan Jawa Tengah dapat menjadi pusat penyelenggaraan event olahraga lari yang inovatif dan berdampak positif. Hal ini akan memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai destinasi wisata olahraga terkemuka.
Advertisement
Sumber: AntaraNews