Kuta Siapkan Event Olahraga 2026 untuk Dongkrak Pariwisata
Kuta sangat terbuka untuk berbagai event yang bisa mendatangkan wisatawan dan berdampak terhadap perekonomian Bali.
Untuk meningkat kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik, pelaku pariwisata di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, kini membidik event olahraga atau sport tourism untuk menggairahkan kembali destinasi yang dulunya paling terkenal di Pulau Bali ini.
Komang Alit Ardana selaku Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung, Bali, yang juga menjabat sebagai Bendesa Adat Kuta, mengatakan, saat ini Kuta sangat terbuka untuk berbagai event yang bisa mendatangkan wisatawan, yang terpenting event tersebut dilaksanakan secara profesional dan berdampak terhadap perekonomian Bali.
Menurutnya, Kuta masih sangat layak untuk dikunjungi dan dijadikan lokasi event, kendati membutuhkan penataan terutama di kawasan Pantai Kuta, dan untuk akomodasi Kuta dinilai sudah sangat memadai. Salah satu event yang akan dilaksanakan pada Januari 2026 yakni event olahraga lari Kutarun. Alit menyatakan, event ini menjadi awal dan akan banyak event lain di 2026.
"Kami terbuka dengan pelaksanaan event. Event sport tourism seperti Kutarun memberikan dampak positif bagi pariwisata Badung, menggerakkan ekonomi lokal, serta sejalan dengan upaya menjaga keharmonisan lingkungan dan kawasan adat di Kuta,” kata Alit, saat konferensi pers di Kuta, Bali, pada Selasa (23/12).
Destinasi Paling Awal di Bali
Pariwisata Kuta, membutuhkan inovasi agar kembali bergairah seperti dulu, sport tourism seperti event run atau lari menjadi salah satu cara yang dinilai efektif untuk membangkitkan kembali pariwisata Kuta. Event lari yang bisa mendatangkan ribuan orang dalam satu event akan meramaikan Kuta, terutama di masa low season.
Selain itu, Kuta saat ini mengalami tantangan setelah para wisatawan mancanegara (wisman) bergeser ke wilayah lainnya, seperti ke Canggu dan Seminyak serta destinasi lainnya di Pulau Bali.
Ketua Panitia Kutarun, Emmy Kalsum mengatakan penyelenggaraan event olahraga lari Kutarun digelar di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, karena Kuta sebagai destinasi paling awal di Pulau Bali, yang sudah dikenal oleh secara nasional dan internasional. Sehingga event olahraga di Kuta akan menarik minat banyak atlet dan wisatawan untuk ikut serta.
Bukan Sekadar Fun Run
Selain itu, event olahraga Kutarun tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga memiliki komitmen kuat terhadap isu lingkungan.
“Event lari kami rancang sebagai kompetisi lari yang profesional sekaligus membawa pesan kepedulian lingkungan. Salah satunya melalui program charity pelepasan tukik di Pantai Kuta sebagai simbol komitmen bersama menjaga ekosistem Pesisir Bali,” ujarnya.
Ia menyebutkan, event Kutarun hadir sebagai ajang kompetisi lari, bukan sekadar fun run, yang dirancang untuk memperkuat Kuta sebagai kawasan sport tourism sekaligus mengampanyekan gaya hidup sehat dan berkelanjutan melalui tema,"Clean Air for Bali.”
Selain itu, event ini menghadirkan pengalaman berlari yang aman dan nyaman dengan rute steril dari kendaraan bermotor dan hewan peliharaan, serta didukung sistem pengamanan dan layanan medis yang profesional.
"Kemudian, dalam pelaksanaannya, Kutarun melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk kepolisian, dinas perhubungan, Desa Adat Kuta, dan tim medis, guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar," ujarnya.