Brankas LPD Desa Adat Yeh Poh yang Hilang Ditemukan Warga di Kebun
Brankas LPD Yeh Poh yang hilang sejak 26 November ditemukan warga di kebun dalam kondisi rusak. Polisi mengamankan uang Rp 127 juta dan puluhan dokumen.
Brankas milik Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Yeh Poh, Kecamatan Manggis, Karangasem, Bali, yang hilang sejak Rabu (26/11), akhirnya ditemukan warga di sebuah kebun pada Minggu (30/11).
Brankas berisi uang dan dokumen penting itu ditemukan dalam keadaan rusak di area tegalan.
Kasi Humas Polres Karangasem, Ipda Nengah Artono, mengatakan penemuan terjadi sekitar pukul 14.30 WITA oleh seorang warga bernisial INS. Ia sedang memetik kelapa ketika melihat brankas berada di samping batu besar.
“(Saksi) yang sedang memetik kelapa. Dan saat memungut buah kelapa, menemukan brankas di samping batu besar di tegalan milik warga,” ujarnya.
Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pemilik kebun IGW, lalu dilanjutkan ke Bendesa Adat Yeh Poh dan Polsek Manggis.
Unit Inafis Polres Karangasem melakukan olah TKP dan memastikan brankas dalam kondisi rusak dan terdapat bekas congkelan.
Isi Brankas Masih Utuh
Setelah brankas dibawa ke Polsek Manggis dan dibuka bersama pengurus LPD, ditemukan uang tunai Rp 127.265.000, 12 BPKB kendaraan yang dijadikan jaminan, serta tiga buku tabungan.
“Selanjutnya temuan brankas beserta isinya masih diamankan di Polsek Manggis untuk penyidikan lebih lanjut untuk bisa mengungkap pelaku pencurian brankas tersebut,” kata Artono.
Polisi juga memaparkan kronologi hilangnya brankas. Pada Rabu (26/11), sekitar pukul 08.30 WITA, bendahara LPD berinisial IKA masuk kantor dan menemukan brankas yang biasa disimpan di bawah meja sudah tidak ada. Pemeriksaan awal menunjukkan grendel pintu belakang rusak, diduga akibat dibongkar pelaku.
Akibat kejadian tersebut, LPD kehilangan satu brankas berisi uang Rp 143.703.100, dua BPKB mobil, dan 10 BPKB motor milik nasabah.