Abraham Samad Terseret Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi
"Saya tidak ada hubungannya dengan kasus ijazah Pak Jokowi," jelas Abraham Samad.
Kasus tuduhan ijazah palsu Presiden ketujuh Joko Widodo (Jokowi) melebar ke berbagai pihak. Termasuk mantan Ketua KPK, Abraham Samad.
Seorang petinggi polisi membocorkan salah satu saksi yang bakal diperiksa dalam kasus ini merupakan Abraham Samad.
Menanggapi hal ini, Abraham Samad pun heran. Kenapa dirinya diseret ke dalam kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Dia merasa sama sekali tidak terkait dalam kasus tersebut.
"Saya tidak ada hubungannya dengan kasus ijazah Pak Jokowi," jelas Abraham Samad.
Belum Terima Surat Panggilan
Ditambah lagi, Abraham menegaskan, sampai hari ini belum pernah mendapatkan undangan apapun dari kepolisian.
"Sampai detik ini saya belum pernah menerima undangan dari Polda Metro Jaya berkaitan dengan kasus ijazah Pak Jokowi," kata Abraham, Selasa (13/5).
Diberitakan sebelumnya, Penyidik Polda Metro Jaya terus memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait kasus keabsahan ijazah Joko Widodo.
Kasus ini sudah dilaporkan Presiden ke-7 RI itu.Ada dua orang telah diperiksa yakni MS dan AS pada Jumat (9/5) lalu. Namun keduanya tidak memenuhi panggilan penyidik.
MS dan AS Dipanggil Polisi
Kasubid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan, satu saksi mengkonfirmasi tidak bisa hadir. Sementara AS belum ada konfirmasi.
"MS konfirmasi yang bersangkutan tidak hadir. Kemudian inisial AS belum hadir dan belum ada konfirmasi ada dua itu yang terakhir updatenya," kata AKBP Reonald.
Meskipun kedua saksi itu tidak hadir pada pemanggilan pertama, polisi akan melayangkan pemanggilan kedua nantinya. Tidak dirinci kapan pemanggilan kedua.
"Biasanya kalau tidak datang, pas pemanggilan pertama biasanya dikasih waktu 3 sampai 6 hari. Kalau tidak juga baru panggilan kedua 1 Minggu," kata dia.