12 Siswa di Takalar Diduga Keracunan Usai Konsumsi Makan Bergizi Gratis
Kejadian ini di 3 SD, yakni di SD Kapunrengan 10 siswa, SD Bonto Ba'do 1 orang dan SD Lengkese 1 orang siswa.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar bergerak menyikapi adanya dugaan keracunan usai mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (26/2) kemarin. Setidaknya ada 12 siswa dari 3 sekolah dasar di Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar alami keracunan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr Nilal Fauziah menjelaskan langkah langkah yang telah dan akan dilakukan menyikapi masalah ini.
"Hari ini juga kami menerjunkan tim surveylance dari dinas kesehatan. Kejadian ini di 3 SD, yakni di SD Kapunrengan 10 siswa, SD Bonto Ba'do 1 orang dan SD Lengkese 1 orang siswa. Jadi tidak massal sifatnya. Karena jumlah anak yang di berikan makanan ada 97 orang," kata Nilal.
Saat ini, Nilal menambahkan, sampel makanan sudah dibawa dan sedang diperiksa di laboratorium kesehatan.
"Jadi kita belum bisa memastikan apakah dari sumber makanan karena korbannya tidak massal. Artinya banyak kemungkinan. Termasuk bisa saja berasal dari air minum yang sebagian besar dibawa anak anak dari rumahnya," ucapnya.
Sekretaris Daerah Takalar Muhammad Hasbi meminta kepada seluruh masyarakat Takalar untuk tidak panik menyikapi informasi ini.
"Kami imbau masyarakat tidak panik. Ini kejadian pertama dan tidak massal. Percayakan kepada pemerintah untuk menangani hal ini. Kami yakinkan, program ini demi perbaikan asupan gizi untuk anak-anak kita," kata Hasbi.