Fakta Unik Hewan Belalang Kayu, Dijadikan Sumber Protein di Gunungkidul
Di daerah Gunungkidul, belalang kayu justru dijadikan sumber protein oleh warga setempat. Belalang digoreng dan menjadi makanan khas daerah itu.
Di daerah Gunungkidul, belalang kayu justru dijadikan sumber protein oleh warga setempat. Belalang digoreng dan menjadi makanan khas daerah itu.
Fakta Unik Hewan Belalang Kayu, Dijadikan Sumber Protein di Gunungkidul
Valanga nigricornis atau sering disebut sebagai belalang kayu, merupakan jenis hewan yang hidup di wilayah Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, serta bagian selatan Thailand, Kamboja, dan Vietnam.
Mengutip Pertanian.go.id, belalang kayu umumnya berkembang biak di hutan jati. Tapi kalau tidak ada pohon jati, serangga itu akan berpindah ke tanaman yang ada di sekelilingnya.
Maka dari itu, belalang kayu tergolong hama karena menyerang komoditas pertanian seperti kopi, kakao, kelapa, jagung, pisang, mangga, kapuk, kapas, tebu, singkong, dan komoditas lainnya.
Bagi pemilik pohon jati, belalang kayu menjadi berkah karena menekan hama ulat yang memakan daun jati. Di daerah Gunungkidul, belalang kayu justru dijadikan sumber protein oleh warga setempat. Belalang digoreng dan menjadi makanan khas daerah itu.
Saat musim kemarau, banyak warga Gunungkidul yang berprofesi sebagai petani beraktivitas menangkap belalang karena mereka tidak disibukkan dengan aktivitas pertanian. Namun mereka harus menangkap menggunakan galah karena belalang hinggap di daun jati yang tinggi.
(Foto: Wikipedia)
Sementara saat musim hujan, belalang kayu dapat ditemukan di ladang palawija. Biasanya petani menangkapnya pada malam hari dengan alat bantu penerangan. Apalagi mata belalang kurang tajam bekerja saat malam hari.
Di Gunungkidul, belalang kayu sudah dikonsumsi masyarakat setempat sejak zaman dulu. Mengutip Brilio.net, kegiatan mengonsumsi belalang itu telah menjadi kebiasaan dan merupakan sebuah gambaran mengenai kondisi wilayah di Gunungkidul yang punya banyak tumbuhan dan pepohonan.