Balita di Daycare Yogyakarta Diduga Pernah Dikunci di Kamar Mandi
Seorang warga menceritakan cucunya yang berusia empat tahun diduga pernah dikunci di dalam kamar mandi oleh pengasuh di daycare Little Aresha.
Sri (63), seorang warga Kotagede di Kota Yogyakarta, menceritakan pengalaman menyedihkan cucunya yang berusia empat tahun. Ia menduga cucunya pernah dikunci di kamar mandi oleh pengasuh dari daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo.
"Dia (cucu) katanya dimasukin ke kamar mandi. Dikunci di kamar mandi. Kata cucu saya 'aku mau main enggak boleh. Enggak boleh main. terus dikunci di kamar mandi'," ungkap Sri. Dikutip dari merdeka.com, Minggu (26/4/2026), Sri juga menambahkan bahwa saat dijemput, pipi cucunya tampak merah, namun ia tidak mengetahui penyebabnya karena cucunya enggan menjawab pertanyaannya.
Di sisi lain, Aldewa (30), seorang orang tua balita lainnya, juga berbagi cerita tentang anaknya yang telah dititipkan di daycare tersebut selama enam bulan. Ia mengungkapkan bahwa ia pernah melihat lebam di lutut anaknya yang berusia tiga tahun.
"Pernah ada lebam di lutut kanan. Kalau pagi mau berangkat itu selalu nangis. Awalnya saya kira biasa, wajar anak kecil nangis atau takut pas sekolah," ucap Dewa. Ia mengaku bahwa setelah mengetahui dugaan penganiayaan, dirinya baru menyadari kemungkinan anaknya menjadi korban kekerasan.
Meskipun demikian, Dewa merasa kesulitan untuk memastikan apakah anaknya benar-benar mengalami penganiayaan. Setiap kali ditanya, anaknya belum bisa memberikan jawaban yang jelas.
"Saya tanya dipukul atau tidak. Dia jawab tidak. Kalau di media sosial kan ramai disebut anak-anak didoktrin tidak bilang apa-apa. Kalau memang ada yang melakukan (penganiayaan) saya harap harus dihukum," tutur Dewa. Pengalaman ini menunjukkan betapa pentingnya perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak di tempat penitipan.