Skandal Militer Israel Terbongkar, Mencuri Senjata dan Saling Serang di Tepi Barat
Sebuah roket milik tentara Israel ditemukan di Tepi Barat, bukan Gaza (Palestina).
Israel mengklaim menembakkan sebuah roket ke Gaza, padahal serangan roket tersebut mendarat di Tepi Barat yang diduduki.
Menurut Radio Angkatan Darat Israel, roket M72 LAW ditemukan di kamp pengungsi Tulkarem (Tepi Barat) oleh pasukan keamanan Otoritas Palestina (PA). Setelahnya, PA menyerahkan roket tersebut kepada militer Israel.
Roket itu ternyata milik batalyon cadangan Israel dan awalnya dilaporkan akan diluncurkan ke Gaza selama perang. Batalyon ini secara keliru mengklaim roket itu digunakan di Gaza.
Roket digunakan untuk melawan pasukan Israel
Dilansir Quds News Network, Rabu (16/4), polisi militer Israel telah memulai penyelidikan kriminal. Mereka menduga unit tersebut mengajukan laporan palsu untuk menyembunyikan pencurian roket.
Radio Angkatan Darat menyebut insiden tersebut sebagai skandal serius. Para pejabat mengatakan roket itu digunakan untuk melawan pasukan Israel.
Mereka memperingatkan bahwa sejumlah besar senjata dan bahan peledak kemungkinan dicuri selama genosida, dan kini dapat berada di tangan kelompok perlawanan Tepi Barat.
“Ini dapat mengubah keseimbangan kekuatan di wilayah tersebut,” kata Radio itu.
Seorang juru bicara Angkatan Darat Israel menyatakan, “Militer Israel memandang pencurian senjata amunisi dengan sangat serius. Penyelidikan telah selesai, dan hasilnya akan segera dikirim ke jaksa militer.”
Reporter Magang: Devina Faliza Rey