Israel Lagi-Lagi Berbohong Tentang ‘Terowongan’ Hamas di Bawah Rumah Sakit Gaza, Foto Lama Warga Palestina yang Tewas Jadi Kambing Hitam

Israle mengklaim ada terowongan Hamas di bawah rumah sakit di Gaza.

Pandasurya Wijaya
Oleh Pandasurya Wijaya - Reporter
Israel Lagi-Lagi Berbohong Tentang ‘Terowongan’ Hamas di Bawah Rumah Sakit Gaza, Foto Lama Warga Palestina yang Tewas Jadi Kambing Hitam
Tentara penjajah Israel memeriksa sebuah terowongan di Gaza. (AFP)

Militer Israel merilis foto tujuh warga Palestina pada Selasa (13/5), mengklaim bahwa mereka adalah pemimpin Hamas dan Jihad Islam yang bersembunyi di kawasan padat penduduk di Kota Gaza. Di antara mereka adalah Rafeeq Al-Sinwar, yang terbunuh pada 30 Maret lalu. Namun, Israel tetap memasukkannya sebagai bagian dari dalih terbaru untuk membenarkan serangan lanjutan.

Tentara Zionis juga mengunggah video yang menunjukkan terowongan di bawah Rumah Sakit Eropa di Khan Younis. Mereka mengatakan telah menargetkan rumah sakit tersebut untuk membunuh Mohammed Al-Sinwar, komandan senior Hamas pengganti Yahya Sinwar.

Namun, klaim tersebut hanya kebohongan belaka. Bangunan yang ditunjukkan dalam video tersebut bukanlah Rumah Sakit Eropa. Desainnya tidak sesuai, sebagaimana dikonfirmasi oleh penyidik sumber terbuka menggunakan Google Maps dan citra udara.

Bukan Kali Pertama

Media Haaretz Israel juga melaporkan, pejabat keamanan Israel mengakui dokumentasi itu palsu. Mereka tidak memberikan bukti untuk mendukung klaimnya, tetapi menggunakan kebohongan itu untuk membenarkan pengeboman fasilitas medis.

Dilansir Quds News Network, Rabu (14/5), kejadian seperti ini bukanlah yang pertama. Dalam kasus sebelumnya, juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, menunjuk sebuah daftar jadwal tugas rumah sakit berbahasa Arab, ia secara keliru mengklaim bahwa nama-nama dalam dokumen itu adalah anggota Hamas. Padahal, dokumen tersebut hanyalah jadwal staf di Rumah Sakit Anak Rantisi.

Dalam video lain, pasukan Israel tertangkap menanam senjata di dalam kamar rumah sakit dan mesin MRI, dalam upaya untuk merasionalisasi serangan mematikan.

Pada Selasa malam, pesawat tempur Israel mengebom halaman dan area sekitar Rumah Sakit Gaza Eropa. Menurut laporan Euro-Med Human Rights Monitor, puluhan rudal berkekuatan tinggi menghantam zona rumah sakit, menewaskan lebih dari 35 warga sipil, termasuk seluruh anggota keluarga.

Saksi mata kejadian ini menggambarkan pemandangan yang mengerikan. Api melahap halaman, puing-puing beterbangan di udara, dan warga sipil berteriak panik.

Kelompok hak asasi manusia mengatakan pemalsuan bukti dan penargetan infrastruktur sipil yang berulang kali dilakukan Israel, serta serangan militer yang disengaja untuk menghancurkan jalur kehidupan terakhir yang tersisa di Gaza, merupakan kejahatan perang.

Reporter Magang: Devina Faliza Rey

Rekomendasi