LAZISNU Kirim Ribuan Bantuan Kemanusiaan ke Palestina Selama Ramadan 1447 H

NU Care-LAZISNU menyalurkan ribuan paket bantuan kemanusiaan ke Palestina selama Ramadan 1447 H, menegaskan komitmennya terhadap warga yang terdampak konflik dan krisis kemanusiaan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
LAZISNU Kirim Ribuan Bantuan Kemanusiaan ke Palestina Selama Ramadan 1447 H
NU Care-LAZISNU menyalurkan ribuan paket bantuan kemanusiaan ke Palestina selama Ramadan 1447 H, menegaskan komitmennya terhadap warga yang terdampak konflik dan krisis kemanusiaan. (AntaraNews)

Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU), melalui NU Care-LAZISNU, telah mengirimkan ribuan paket bantuan kemanusiaan ke Palestina. Inisiatif ini disalurkan bertepatan dengan momen suci Ramadan 1447 Hijriah, menunjukkan kepedulian mendalam terhadap kondisi warga di sana.

Direktur Eksekutif NU Care–LAZISNU, Riri Khariroh, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini dilakukan bekerja sama dengan mitra global yang terpercaya. Fokus utama bantuan adalah untuk para pengungsi di kamp-kamp pengungsian yang tersebar di Gaza dan Deir Balah, serta wilayah lain di Palestina yang sangat membutuhkan.

Program ini bertujuan meringankan beban berat warga Palestina yang terus menghadapi krisis kemanusiaan akibat konflik berkepanjangan dan kerusakan infrastruktur. LAZISNU berkomitmen menjaga tradisi kepeduliannya terhadap nasib warga Palestina yang telah lama mengalami penjajahan dan kesulitan hidup.

Dalam upaya membantu kebutuhan pangan, NU Care-LAZISNU menyalurkan sebanyak 1.626 paket buka bersama dan 2.877 paket iftar mandiri bagi pengungsi. Bantuan ini didistribusikan khususnya di wilayah Gaza dan Deir Balah, memastikan mereka dapat berbuka puasa dengan layak.

Selain kebutuhan makanan, krisis air bersih menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, sebanyak 152 ribu liter air bersih juga didistribusikan kepada masyarakat yang menghadapi kelangkaan air parah. Krisis ini diakibatkan oleh rusaknya infrastruktur vital selama konflik yang terus berlangsung tanpa henti.

Tidak hanya itu, di wilayah Tepi Barat, sebanyak 1.400 penerima manfaat mendapatkan paket bahan makanan esensial untuk mendukung ketahanan pangan mereka sehari-hari. Sementara itu, di Yerusalem, 350 paket baju Lebaran keluarga dan 1.400 paket Idul Fitri turut dibagikan. Pembagian ini bertujuan untuk membawa sedikit kebahagiaan dan semangat perayaan hari raya di tengah kondisi sulit.

Riri Khariroh menegaskan bahwa pengiriman bantuan kemanusiaan ini merupakan tradisi NU Care-LAZISNU yang telah berjalan sejak lama. Sebagai lembaga filantropi Islam di bawah Nahdlatul Ulama, LAZISNU memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap nasib warga Palestina.

Kondisi di wilayah-wilayah tersebut sangat memprihatinkan, mendorong NU Care-LAZISNU untuk terus berkomitmen menyalurkan bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan. Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas global terhadap masyarakat yang hidup di tengah krisis kemanusiaan yang mendalam.

Kolaborasi yang dibangun dengan mitra global memungkinkan bantuan disalurkan secara lebih efektif dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Jaringan luas yang dimiliki mitra global NU Care di Yerusalem membantu menjangkau warga di kondisi sangat memprihatinkan, termasuk mereka yang tinggal di tenda-tenda pengungsian di Gaza maupun wilayah lainnya.

Direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU, Riri Khariroh, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh donatur yang telah memberikan kepercayaan. Dukungan dan amanah mereka sangat vital dalam keberhasilan program kemanusiaan ini.

Riri memastikan bahwa setiap amanah yang diberikan oleh para donatur akan dijaga dengan baik dan disalurkan secara optimal kepada yang berhak. Komitmen ini mencerminkan prinsip akuntabilitas dan transparansi yang dipegang teguh oleh LAZISNU.

Bantuan akan terus disalurkan melalui program kemanusiaan berkelanjutan, menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan di Palestina. Hal ini menunjukkan dedikasi LAZISNU dalam memberikan dampak positif jangka panjang bagi kehidupan warga Palestina.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi