Presiden Venezuela Ditangkap Unit Elite Angkatan Darat AS, Delta Force!
Unit elite yang sama ikut serta dalam misi yang berhasil menewaskan pemimpin ISIS.
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro dikabarkan telah ditangkap. Penangkapan yang dilakukan anggota Delta Force terjadi pada Sabtu (3/1) dini hari.
Delta Force sendiri merupakan sebuah unit misi khusus terkemuka dari militer Amerika Serikat (AS). Informasi ini disampaikan oleh beberapa pejabat AS kepada CBS News. Delta Force dikenal sebagai unit elit Angkatan Darat AS yang juga terlibat dalam operasi yang menewaskan mantan pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, pada tahun 2019.
Presiden AS, Donald Trump, mengonfirmasi kejadian tersebut melalui unggahan di platform Truth Social pada Sabtu pagi. Dalam pernyataannya, Trump menyebutkan bahwa Maduro dan istrinya telah ditangkap dan dibawa keluar dari Venezuela.
"AS telah berhasil melaksanakan sebuah operasi serangan berskala besar terhadap Venezuela. Dalam operasi tersebut, pemimpin Venezuela, Presiden Nicolas Maduro, bersama istrinya, berhasil ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu. Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan aparat penegak hukum AS. Rincian lebih lanjut akan disampaikan kemudian. Konferensi pers akan diadakan hari ini pukul 11.00 di Mar-a-Lago," tulis Trump di platform Truth Social tanpa menjelaskan secara rinci bentuk keterlibatan maupun lembaga yang berpartisipasi.
Maduro telah didakwa di pengadilan AS pada tahun 2020 terkait dugaan keterlibatan dalam kasus narkoterorisme. Tuduhan tersebut menyatakan bahwa seorang pejabat negara terlibat dalam aktivitas perdagangan narkoba yang digunakan untuk mendukung atau membiayai kegiatan terorisme. Penangkapan ini menandai langkah signifikan dalam upaya AS untuk menanggulangi pengaruh Maduro di wilayah tersebut.
Penangkapan Maduro untuk Proses Pengadilan di AS
Pemerintah AS dilaporkan telah menangkap Presiden Nicolas Maduro untuk diadili. Informasi ini disampaikan oleh seorang senator dari Partai Republik yang mengklaim telah berbincang langsung dengan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio.
"Dia memberi tahu saya bahwa Nicolas Maduro telah ditangkap oleh personel AS untuk diadili atas dakwaan pidana di AS dan bahwa aksi kinetik yang kita lihat malam ini dikerahkan untuk melindungi dan membela pihak-pihak yang melaksanakan surat perintah penangkapan tersebut," ungkap Senator Utah Mike Lee di platform X pada Sabtu dini hari.
Lee juga menambahkan, "Tindakan ini kemungkinan berada dalam kewenangan inheren presiden berdasarkan Pasal II Konstitusi untuk melindungi personel AS dari serangan yang nyata atau yang akan segera terjadi."
Sebelumnya, pada pagi hari yang sama, Lee menyampaikan kekhawatirannya mengenai potensi serangan tersebut. Dalam unggahan di X, ia menyatakan, "Saya menantikan untuk mengetahui apa, jika ada, yang secara konstitusional dapat membenarkan tindakan ini tanpa adanya deklarasi perang atau otorisasi penggunaan kekuatan militer."