Sorot
{{caption}}
Demo Ricuh di Lapas Narkotika Gowa, Delapan Orang Ditangkap

{{caption}}
Eks Ombudsman Yeka Hendra Jadi Tersangka, Kejagung Ungkap Bukti Transfer

{{caption}}
Terungkap Peran Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra di Kasus Korupsi CPO

{{caption}}
Bruno Fernandes adalah Masa Depan Manchester United

{{caption}}
Ngaku Anggota Polri, Komplotan Perampok Teror Pengendara di Palmerah

{{caption}}
Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Jadi Tersangka Perintangan Kasus CPO

Topik Terkait
{{caption}}
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp570,1 Triliun per Oktober 2025, Defisit APBN Terjaga

Hingga Oktober 2025, Pemerintah Indonesia telah menarik utang baru sebesar Rp570,1 triliun untuk menutup defisit APBN. Angka ini setara 77,94 persen dari target, menunjukkan upaya menjaga stabilitas fiskal.

{{caption}}
Utang Pemerintah Tembus Rp9.138 Triliun per Juni 2025

Suminto memandang level rasio utang terhadap PDB itu masih dalam aman. Lebih kecil dari beberapa negara tetangga seperti Malaysia.

{{caption}}
Pemerintah Tarik Utang Rp463 Triliun Per 31 Agustus 2025

Thomas memaparkan, pasar domestik menunjukkan kinerja yang positif, utamanya pada surat berharga negara (SBN).

{{caption}}
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp304 Triliun Hingga 30 April 2025

Total realisasi pembiayaan anggaran sebesar Rp279,2 triliun atau 45,3 persen dari target APBN sebesar Rp616,2 triliun.

{{caption}}
Janji Sri Mulyani, Bakal Hati-Hati Tambah Utang Negara

Sri Mulyani mencatat, realisasi pembiayaan utang mencapai Rp556,6 triliun di sepanjang 2024.

{{caption}}
Anak Buah Sri Mulyani Sebut Utang Pemerintah Tak akan Bebani Masyarakat Kelas Menengah

Rasio utang pada Agustus sendiri ini di bawah batas aman 60 persen PDB sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Keuangan Negara.

{{caption}}
Pemerintah Prabowo Harus Bayar Utang Negara Rp800 Triliun di 2025

Kemenkeu mencatat, utang jatuh tempo tersebut terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) Rp705,5 triliun dan pinjaman senilai Rp94,83 triliun.

{{caption}}
Pemerintah Tarik Utang Rp266 Triliun Hingga 31 Juli 2024, Lebih Tinggi Dibanding Realisasi Tahun Lalu

Realisasi pembiayaan utang mengalami pertumbuhan yang tinggi bila dibandingkan realisasi tahun lalu, yakni sebesar 36,6 persen.

{{caption}}
Utang Pemerintah Terus Naik, Kini Tembus Rp8.444 Triliun

Mayoritas utang pemerintah per Juni 2024 didominasi oleh SBN sebesar 87,85 persen, sedangkan sisanya adalah pinjaman sebesar 12,15 persen.

{{caption}}
Sri Mulyani Tarik Utang Rp132 Triliun Hingga Mei 2024

Sri Mulyani mencatat, realisasi pembiayaan SBN mencapai Rp141,6 triliun atau turun 2 persen secara yoy dibandingkan Mei 2023 sebesar Rp144,5 triliun.

{{caption}}
Pemerintah Tarik Utang Rp104 Triliun Meski APBN Surplus, Sri Mulyani Beri Penjelasan Begini

Surplus APBN ditopang oleh penerimaan negara yang masih lebih tinggi dibandingkan belanja negara.

{{caption}}
Pemerintah Tarik Utang Rp72 triliun per 15 Maret 2024, Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu Mencapai Rp181 Triliun

Secara rinci, pembiayaan utang tersebut terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp70,2 triliun atau setara dengan 10,5 persen terhadap APBN.

{{caption}}
Pemerintah Tarik Utang Rp305,5 Triliun per April 2026

Realisasi pembiayaan utang tercatat sebesar Rp7 triliun atau 4,9 persen dari target APBN senilai Rp143,1 triliun.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.653 Triliun di Kuartal I-2026

BI mencatat posisi ULN swasta pada kuartal I 2026 tercatat sebesar USD 191,4 miliar, menurun dibandingkan dengan posisi pada kuartal IV 2025.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Bicara soal Utang Whoosh: Keputusan Sudah Final, Administrasi Lelet

Menteri Keuangan Purbaya memastikan bahwa proses restrukturisasi utang untuk Kereta Cepat Whoosh akan segera selesai.

{{caption}}
Perkuat Kurs Rupiah, Menkeu Purbaya Bakal Terbitkan Panda Bonds di China

Purbaya menjelaskan bahwa langkah diversifikasi ini bertujuan agar ketergantungan Indonesia terhadap dolar Amerika Serikat dapat dikurangi.

{{caption}}
Utang Indonesia Masih Aman, Namun Risiko Besar Ini Perlu Diwaspadai

Utang Indonesia saat ini tergolong aman, tetapi rendahnya penerimaan negara menjadi tantangan utama yang perlu diatasi.

{{caption}}
Penerbitan Surat Utang Korporasi Indonesia Diprediksi Tembus Rp175 Triliun

Salah satu faktor utama yang menopang proyeksi tersebut adalah tingginya nilai surat utang yang akan jatuh tempo sepanjang sisa tahun ini.

{{caption}}
Rupiah Melemah: Penutupan Selat Hormuz dan Beban Utang Pemerintah Jadi Pemicu

Nilai tukar Rupiah melemah signifikan di Jakarta, dipicu oleh keputusan Iran menutup Selat Hormuz yang mengerek harga minyak global serta sentimen beban utang domestik pemerintah.

{{caption}}
Pemerintah Tarik Utang Baru Rp185,3 Triliun di Februari 2026

Penarikan utang tersebut telah dikurangi dengan pembiayaan non-utang sebesar Rp21,1 triliun.

{{caption}}
Pemerintah Tarik Utang Rp127 Triliun Pada Januari 2026

Realisasi itu lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pembiayaan utang pada Januari tahun lalu, yang senilai Rp153,33 triliun atau 23,7 persen.

{{caption}}
Utang Luar Negeri Indonesia Terus Naik, Kini Tembus Rp7.300 Triliun

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, BI dan pemerintah juga terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.

{{caption}}
Tahukah Anda? APBN Tak Tanggung Beban Utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Menteri Purbaya menegaskan APBN tidak akan menanggung beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, mendorong peran Danantara dalam penyelesaian pembiayaan.

{{caption}}
Utang Pemerintah Tembus Rp9.138 Triliun, Menkeu Purbaya: Masih Aman

Menkeu Purbaya mengatakan, acuan utang suatu negara bahaya atau tidak bukan hanya dilihat dari besaran nominalnya saja.