Setelah 20 Tahun Rusak, Perbaikan Jalan Luwu Utara di Baliase-Pombakka Akhirnya Tuntas
Penantian panjang warga Luwu Utara selama dua dekade berakhir, Perbaikan Jalan Luwu Utara di ruas Baliase-Pombakka kini tuntas diaspal, membuka akses vital bagi empat desa.
Ruas jalan Baliase-Pombakka di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yang telah rusak parah selama dua dekade terakhir, kini telah rampung diperbaiki dan diaspal ulang. Proyek vital ini menandai berakhirnya penantian panjang masyarakat setempat untuk akses jalan yang layak serta mempermudah konektivitas.
Perbaikan Jalan Luwu Utara ini merupakan langkah strategis mengingat ruas sepanjang 3,4 kilometer tersebut menjadi penghubung utama bagi empat desa di Kecamatan Masamba. Kondisi jalan yang sebelumnya memprihatinkan telah menghambat mobilitas warga, distribusi logistik, dan potensi pengembangan ekonomi lokal.
Penyelesaian proyek infrastruktur ini terwujud berkat bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Dana sebesar Rp9,5 miliar secara keseluruhan dialokasikan untuk berbagai perbaikan jalan di Luwu Utara, termasuk secara spesifik ruas Baliase-Pombakka yang krusial ini.
Akses Strategis yang Terabaikan Selama Dua Dekade
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah, secara langsung meninjau pelaksanaan pengaspalan jalan Baliase-Pombakka dan menegaskan pentingnya ruas ini. Jalan sepanjang 3,4 kilometer tersebut melayani kebutuhan transportasi bagi empat desa di Kecamatan Masamba, menjadikannya urat nadi perekonomian lokal dan sosial.
Selama lebih dari 20 tahun, kondisi jalan ini rusak parah, penuh lubang dan sulit dilalui, menimbulkan kesulitan besar bagi warga dalam beraktivitas sehari-hari, mengangkut hasil pertanian, serta mengakses layanan publik. Kerusakan jalan yang berkepanjangan ini tentu berdampak negatif pada perkembangan wilayah dan kualitas hidup masyarakat.
Dengan tuntasnya Perbaikan Jalan Luwu Utara ini, diharapkan mobilitas warga dapat meningkat secara signifikan. Akses yang lebih baik akan mempermudah distribusi barang dan jasa, mengurangi waktu tempuh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di desa-desa tersebut, membuka peluang baru bagi masyarakat.
Kolaborasi Pemerintah untuk Peningkatan Infrastruktur Luwu Utara
Bupati Luwu Utara kembali menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada daerahnya. Bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel menjadi kunci terealisasinya perbaikan jalan vital ini.
Total bantuan keuangan Provinsi Sulsel yang digelontorkan untuk perbaikan infrastruktur jalan di Luwu Utara mencapai Rp9,5 miliar. Dana ini sangat krusial untuk mengatasi masalah kemantapan jalan yang masih relatif rendah di wilayah tersebut, yang menjadi prioritas pembangunan daerah.
Abdullah Rahim mengakui bahwa tingkat kemantapan jalan di Luwu Utara saat ini masih tergolong minim, yakni sekitar 30 persen. Angka ini menunjukkan perlunya upaya berkelanjutan dan perhatian lebih dari berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas infrastruktur.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dari tingkat provinsi hingga pemerintah pusat agar persoalan infrastruktur jalan, khususnya di poros utama Luwu Utara, dapat diselesaikan secara bertahap. Tujuannya adalah untuk mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan melalui aksesibilitas yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews