Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) tengah mempercepat proyek perbaikan ruas jalan Impa-Impa–Anabanua yang strategis. Ruas jalan ini merupakan penghubung vital antara Kabupaten Wajo dan wilayah sekitarnya, yang menjadi fokus utama pembangunan infrastruktur daerah.
Proyek ini merupakan bagian dari preservasi jalan Paket IV dengan skema Multi Years Contract (MYC) yang ambisius. Penanganan meliputi rekonstruksi jalan, pemeliharaan rutin, serta rehabilitasi mayor dan minor, termasuk pengaspalan menggunakan hotmix berkualitas tinggi.
Hingga saat ini, progres pekerjaan di ruas Impa-Impa–Anabanua telah mencapai 53,46 persen, menunjukkan komitmen Pemprov Sulsel dalam meningkatkan kualitas jalan. Pengerjaan difokuskan pada titik-titik dengan kerusakan berat untuk memastikan hasil yang optimal bagi pengguna jalan.
Advertisement
Advertisement
ZN Ahmad Wildani, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Perbaikan Jalan Impa-Impa–Anabanua, menjelaskan bahwa progres pekerjaan telah mencapai lebih dari separuh target. Titik akhir atau STA akhir sudah termarka, sementara pengerjaan titik awal atau STA awal sedang dalam proses.
Wildani, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Preservasi Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Sulsel, menegaskan standar kualitas yang diterapkan. Pengaspalan jalan dilakukan dengan standar Kelas A, menjamin kekuatan dan ketahanan jalan yang optimal.
Prioritas pengerjaan diberikan pada area yang mengalami kerusakan parah terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk segera memulihkan kondisi jalan yang paling membutuhkan perhatian, demi kenyamanan dan keamanan pengguna.
Advertisement
Selama proses konstruksi berlangsung, sistem buka-tutup jalur diberlakukan secara berkala. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memastikan keselamatan para pekerja dan pengguna jalan yang melintas di area proyek.
Advertisement
Secara keseluruhan, proyek preservasi jalan Paket IV ini memiliki nilai kontrak yang signifikan, mencapai sekitar Rp615,6 miliar. Anggaran besar ini menunjukkan skala dan pentingnya program bagi pengembangan infrastruktur Sulawesi Selatan.
Total panjang penanganan jalan dalam Paket IV mencapai 286,80 kilometer, mencakup 15 ruas jalan strategis. Ruas-ruas ini tersebar di beberapa kabupaten, termasuk Barru, Soppeng, Wajo, dan Bone, yang semuanya merupakan jalan provinsi yang vital.
Program perbaikan jalan ini diharapkan membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Peningkatan kualitas infrastruktur jalan akan secara langsung mendukung mobilitas penduduk dan distribusi barang antar wilayah.
Advertisement
Lebih lanjut, infrastruktur jalan yang memadai juga menjadi katalisator penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Akses yang lebih baik akan mendorong aktivitas perdagangan, pariwisata, dan investasi di seluruh wilayah yang terhubung, menciptakan peluang ekonomi baru.
Sumber: AntaraNews