Respons Otorita IKN Salah Satu Petinggi Mengundurkan Diri
OIKN merupakan organisasi baru, dan awalnya memiliki personel yang berasal dari berbagai instansi dalam rangka penugasan.
Otorita IKN (OIKN) menyebut bahwa saat ini Deputi Teknologi Hijau dan Digital, Mohammed Ali Berawi masih menjalankan tugas dan tanggung jawab di OIKN.
Hal itu disampaikan Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw.
"Deputi Teknologi Hijau dan Digital, Pak Ali Berawi pada saat ini masih menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di OIKN," ujar dia dalam keterangan resmi, Selasa (11/2).
Dia menuturkan, penugasan kembali ke instansi awal yang menugaskan merupakan hal lumrah. Adapun Mohammed Ali Berawi meminta kembali untuk mengajar di Universitas Indonesia (UI).
"Sesuai dengan arahan Bapak Kepala OIKN dapat kami sampaikan bahwa penugasan kembali ke instansi awal yang menugaskan adalah hal yang lumrah bilamana instansi awal tersebut membutuhkannya,” ujar Troy.
Dia menuturkan, OIKN merupakan organisasi baru, dan awalnya memiliki personel yang berasal dari berbagai instansi dalam rangka penugasan.
"OIKN sebagai organisasi baru, juga pada awalnya terdapat personel-personel yang berasal dari berbagai instansi dalam rangka penugasan," kata dia.
Mohammed Ali Berawi Mengundurkan Diri
Dalam keterangan resmi, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FT UI), Mohammed Ali Berawi memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital (THD) Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Teman-teman direktur yang baik, hari ini mulai diproses nya pengunduran diri saya sebagai Deputi THD OIKN. Semoga pengurusan Keppres saya berjalan dengan baik dan lancar," kata pria yang akrab disapa Ale dalam keterangannya dilansir Selasa, 11 Februari 2025.
Ale Berawi mengaku bangga pernah bertugas di Otorita IKN. Dia memastikan semua program master plan terkait pembangunan IKN akan terus dilanjutkan.
"Semua master plan, blue print, guidelines, dan sebagainya yang telah kita siapkan dan sosialisasikan ke publik dalam membangun IKN dengan mengedepankan 5 principles utama: IKN sebagai green, resilient, sustainable, inclusive dan smart city dapat terus kita implementasikan," kata dia.
Dia berharap seluruh program kerja yang telah dirancang dapat dilaksanakan seiring komitmen Presiden Prabowo untuk melanjutkan pembangunan IKN.
Apalagi, fokus pembangunan IKN tidak hanya fokus pada aspek fisik (hardware), melainkan juga pengembangan teknologi (software) hingga peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM brainware).
"Kita akan terus membangun ekosistem, membangun masa depan yang lebih baik bagi Indonesia, IKN bukan hanya sekadar membangun proyek. Oleh karenanya komitmen, konsistensi, dan keberlanjutan menjadi sangat penting untuk dilaksanakan," ujar dia.
Surat Ditujukan ke Kepala Otorita IKN
Dalam surat pengunduran dirinya yang ditujukan kepada Kepala OIKN Basuki Hadimuljono pada 7 Februari 2025, Ale panggilan akrabnya meminta untuk kembali ditugaskan mengajar di UI.
"Adapun, permohonan ini kami ajukan agar PNS tersebut dapat kembali melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi di Fakultas Teknik Universitas Indonesia mulai efektif pada semester genap Tahun Ajar 2024/2025.
Demikian surat permohonan ini kami sampaikan," tulis Ale dalam surat pengunduran dirinya.
Ali berharap permohonan pengunduran ini dapat disetujui dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.