Pertamina Siagakan Ratusan SPBU di Papua Jelang Lebaran 2026, Pasokan Energi Aman
Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menyiapkan 343 SPBU di seluruh Papua untuk memastikan kelancaran distribusi energi selama Lebaran 2026. Satgas dibentuk, pasokan aman.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku telah mengambil langkah proaktif dalam menyambut perayaan Idul Fitri 2026 dengan menyiagakan ratusan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di seluruh wilayah Papua. Kesiapan ini bertujuan untuk menjamin pasokan dan distribusi energi kepada masyarakat tetap berjalan lancar tanpa hambatan selama periode mudik dan balik Lebaran.
Sebanyak 343 unit SPBU yang tersebar di enam provinsi di Tanah Papua disiapkan secara khusus, meliputi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Tengah. Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk melayani kebutuhan energi publik, terutama saat lonjakan permintaan.
Untuk mendukung upaya tersebut, Pertamina juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) yang bertugas mengawasi serta memastikan seluruh operasional distribusi energi berjalan optimal. Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, menegaskan bahwa personel operasional akan tetap siaga penuh, bahkan pada hari libur.
Kesiapan Infrastruktur dan Satgas Pertamina untuk Lebaran 2026
Dalam rangka menjamin kelancaran distribusi energi selama periode Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku telah menyiagakan total 343 SPBU di enam provinsi di Tanah Papua. Rinciannya, 58 SPBU berada di Provinsi Papua, 87 SPBU di Papua Barat, 63 SPBU di Papua Barat Daya, 24 SPBU di Papua Pegunungan, 62 SPBU di Papua Selatan, serta 49 SPBU di Papua Tengah.
Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri menjadi pilar utama dalam memastikan pasokan dan distribusi energi berjalan tanpa kendala. Satgas ini bertugas memantau ketersediaan stok, kelancaran penyaluran, serta kesiapan fasilitas Pertamina di seluruh wilayah Papua dan Maluku. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat.
Selain SPBU, Pertamina juga mempersiapkan infrastruktur pendukung yang krusial, meliputi 21 terminal BBM, dua integrated terminal, dan 12 aviation fuel terminal. Fasilitas-fasilitas ini berperan vital dalam mendukung distribusi energi, termasuk bahan bakar pesawat, di seluruh wilayah operasional. Kesiapan infrastruktur ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pasokan.
Seluruh personel operasional Pertamina telah disiagakan penuh selama masa Satgas, termasuk pada hari libur nasional, guna memastikan pelayanan distribusi energi tetap berjalan optimal. Komitmen ini menunjukkan dedikasi Pertamina dalam melayani kebutuhan energi masyarakat, terutama di momen penting seperti Lebaran 2026.
Proyeksi Peningkatan Konsumsi Energi di Papua
Berdasarkan proyeksi kebutuhan energi selama periode Ramadhan dan Idul Fitri 2026, Pertamina memperkirakan adanya peningkatan konsumsi untuk beberapa jenis energi. Konsumsi gasoline, atau bensin, diproyeksikan akan mengalami kenaikan sekitar 3,8 persen. Peningkatan ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas perjalanan dan mobilitas masyarakat.
Tidak hanya gasoline, konsumsi LPG nonsubsidi dan minyak tanah juga diperkirakan akan meningkat signifikan. Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan ini, Pertamina telah menyiapkan tambahan pasokan minyak tanah hingga 4,5 persen. Penambahan pasokan ini diharapkan dapat memenuhi permintaan masyarakat yang lebih tinggi.
Dari sisi ketersediaan stok, Pertamina memastikan bahwa kondisi cadangan energi berada pada tingkat yang aman. Ketahanan stok dijamin minimal 10 hari selama periode Satgas berlangsung. Hal ini memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa pasokan energi akan tetap tersedia dan mencukupi.
Dengan strategi penyediaan dan distribusi yang matang, Pertamina berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasokan energi di seluruh Papua. Kesiapan ini menjadi prioritas utama agar perayaan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan nyaman dan lancar bagi seluruh masyarakat.
Sumber: AntaraNews