Pertamina Kalimantan Siaga Energi Mudik 2026, Pastikan Pasokan Aman Selama Lebaran
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiagakan infrastruktur energi untuk menghadapi mudik Lebaran 2026, memastikan ketersediaan pasokan bahan bakar dan LPG bagi masyarakat.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan telah mengambil langkah proaktif dengan menyiagakan seluruh infrastruktur pasokan dan distribusi energi. Kesiapan ini dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi lonjakan signifikan kebutuhan bahan bakar dan LPG selama periode mudik Lebaran yang akan datang.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan akses energi yang aman dan lancar bagi masyarakat. Kesiapan ini penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan tenang. Pertamina telah memetakan potensi peningkatan kebutuhan energi selama periode puncak arus mudik dan arus balik.
Seluruh aspek operasional, mulai dari ketersediaan stok hingga kelancaran distribusi, telah disiapkan secara matang. Puncak arus mudik diproyeksikan terjadi pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.
Kesiapan Infrastruktur dan Proyeksi Kebutuhan Energi
Untuk menjaga kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah Kalimantan, Pertamina menyiagakan beragam fasilitas vital. Fasilitas tersebut mencakup 16 terminal BBM, tiga terminal LPG, serta 11 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). Selain itu, 786 SPBU, 558 Pertashop, 527 agen LPG, 52 SPBE, dan 13 agen minyak tanah juga disiapkan untuk melayani masyarakat.
Penyaluran energi juga diperkuat dengan dukungan armada yang memadai, termasuk 762 unit mobil tangki dan 99 unit skidtank. Armada ini memastikan distribusi dapat menjangkau berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil yang mungkin sulit diakses. Kesiapan ini menjadi kunci dalam memenuhi kebutuhan energi di seluruh pelosok Kalimantan.
Mengacu pada tren tahun-tahun sebelumnya, konsumsi bahan bakar jenis gasoline dan LPG diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan selama Ramadhan dan Idul Fitri. Sebaliknya, konsumsi gas oil dan minyak tanah cenderung mengalami penyesuaian seiring dengan perubahan aktivitas masyarakat selama periode tersebut. Proyeksi ini menjadi dasar perencanaan pasokan Pertamina.
Layanan Tambahan untuk Kelancaran Mudik Lebaran
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menyatakan bahwa sejumlah layanan tambahan telah disiapkan. Layanan ini difokuskan pada jalur-jalur potensial seperti jalur tol, area wisata, dan lintas utama yang akan ramai dilalui pemudik. Tujuannya untuk memberikan kemudahan akses energi di titik-titik krusial.
Pertamina menyiapkan 90 SPBU Siaga yang beroperasi 24 jam penuh, serta 326 Agen LPG Siaga untuk memastikan ketersediaan gas. Selain itu, terdapat layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, Motorist/PDS BBM, dan mobil tangki standby. Empat unit Serambi MyPertamina juga disediakan sebagai titik istirahat yang nyaman bagi para pemudik.
Edi Mangun menambahkan bahwa momen Ramadhan dan Idul Fitri memiliki makna penting bagi masyarakat Kalimantan. Oleh karena itu, Pertamina berkomitmen penuh untuk memastikan energi selalu tersedia. Ketersediaan energi ini diharapkan dapat mendukung setiap perjalanan dan aktivitas masyarakat selama periode perayaan tersebut.
Sumber: AntaraNews