Pertamina Pastikan Pasokan Energi Bengkulu Aman Selama Mudik Lebaran 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menjamin pasokan energi Bengkulu tetap aman dan lancar selama periode mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H, dengan proyeksi peningkatan konsumsi gasoline dan elpiji.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan ketersediaan pasokan energi di Provinsi Bengkulu tetap aman selama periode mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah antisipatif telah disiapkan untuk menjamin kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah kerja. Koordinasi intensif dilakukan dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta instansi terkait guna memastikan penyaluran energi tetap berjalan optimal.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Erwin Dwiyanto, menegaskan komitmen ini melalui pesan elektronik yang diterima di Bengkulu pada Senin (17/3). Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri Pertamina memproyeksikan peningkatan konsumsi produk gasoline sekitar 10 persen. Sebaliknya, konsumsi produk gasoil diperkirakan menurun sekitar 22 persen seiring berkurangnya aktivitas angkutan logistik.
Peningkatan juga diprediksi terjadi pada elpiji 3 kilogram sebesar 8 persen, terutama di sektor rumah tangga. Kebutuhan avtur bahkan diproyeksikan melonjak sekitar 42 persen seiring frekuensi penerbangan yang meningkat. Antisipasi ini dilakukan untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran 2026.
Proyeksi Kebutuhan dan Langkah Antisipatif Pasokan Energi Bengkulu
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel telah memproyeksikan adanya perubahan pola konsumsi energi di Bengkulu selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026. Konsumsi produk gasoline, seperti Pertalite dan Pertamax Series, diperkirakan akan mengalami peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan rata-rata harian normal. Peningkatan ini sejalan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi selama perjalanan mudik dan arus balik.
Di sisi lain, konsumsi produk gasoil, termasuk Biosolar dan Dex Series, diproyeksikan akan menurun sekitar 22 persen. Penurunan ini disebabkan berkurangnya aktivitas angkutan logistik yang biasanya beroperasi intensif di luar masa libur Idul Fitri. Namun, untuk menjaga pasokan energi Bengkulu, Pertamina tetap melakukan penambahan stok guna mendukung distribusi logistik yang esensial.
Selain bahan bakar kendaraan, kebutuhan elpiji 3 kilogram juga diperkirakan meningkat sekitar 8 persen, terutama untuk sektor rumah tangga dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Peningkatan ini wajar mengingat tingginya aktivitas memasak dan kebutuhan rumah tangga selama perayaan Lebaran. Sementara itu, sektor penerbangan menunjukkan lonjakan kebutuhan avtur hingga 42 persen, mencerminkan peningkatan frekuensi penerbangan di wilayah Bengkulu.
Menanggapi proyeksi ini, Pertamina telah melakukan penambahan stok secara signifikan. Untuk produk gasoline, pasokan ditingkatkan sebesar 918 kilo liter (KL), sedangkan gasoil ditambah 267 KL. Penambahan elpiji 3 kilogram mencapai 215 metrik ton (MT) untuk memastikan ketersediaan bagi masyarakat.
Penguatan Infrastruktur dan Pelayanan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri
Dalam rangka memastikan pasokan energi Bengkulu tetap optimal, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Satgas ini akan siaga penuh selama periode mudik dan arus balik, melakukan monitoring intensif terhadap suplai, ketahanan stok, distribusi energi, serta operasional sarana dan fasilitas. Komitmen ini mencakup seluruh wilayah kerja Regional Sumbagsel.
Infrastruktur Pertamina di Regional Sumbagsel sangat mendukung upaya ini, meliputi 10 Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM), 3 Terminal elpiji, dan 6 Aviation Fuel Terminal (AFT). Jaringan distribusi juga diperkuat dengan 702 SPBU, 882 Pertashop, 57 SPBE, dan 559 agen elpiji yang seluruhnya dalam kondisi operasional penuh. Ini menunjukkan kesiapan Pertamina dalam menghadapi lonjakan permintaan energi.
Untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat, layanan tambahan juga disiapkan di jalur-jalur strategis seperti tol, jalur wisata, dan jalur lintas utama. Layanan ini mencakup 146 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Siaga, 479 agen elpiji Siaga, 8 titik layanan Kiosk/Modular, serta 9 unit motorist. Kehadiran 54 outlet PDS Brightgas, 6 unit Mobile Storage, dan 2 unit Serambi MyPertamina semakin melengkapi fasilitas yang tersedia.
Erwin Dwiyanto menyampaikan bahwa Pertamina berkomitmen penuh menjaga keandalan pasokan energi. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel berupaya agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan serta perjalanan mudik dan arus balik dengan aman dan nyaman. Masyarakat juga diimbau untuk membeli BBM dan elpiji sesuai kebutuhan serta memanfaatkan produk berkualitas. Untuk informasi lebih lanjut serta layanan pengaduan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang siap melayani selama 24 jam.
Sumber: AntaraNews