Perbaikan Jalan Kota Bangun-Kenohan Kukar Butuh Rp100 Miliar, Pemkab Gandeng Perusahaan
Pemkab Kukar berupaya mempercepat perbaikan jalan Kota Bangun-Kenohan yang rusak parah. Anggaran Rp100 miliar dibutuhkan, dengan kolaborasi bersama perusahaan untuk penanganan cepat.
Ruas jalan vital yang menghubungkan Kecamatan Kota Bangun menuju Kecamatan Kenohan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, saat ini dalam kondisi rusak parah. Perbaikan menyeluruh pada jalan ini diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp100 miliar. Pemerintah Kabupaten Kukar mengambil langkah proaktif dengan menjalin kolaborasi bersama sejumlah perusahaan yang beroperasi dan melintasi jalur tersebut untuk mempercepat proses penanganan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kukar, Wiyono, menjelaskan bahwa kerusakan jalan terjadi di banyak titik sehingga memerlukan percepatan perbaikan. Kolaborasi antara Pemkab Kukar dan perusahaan diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi kendala anggaran dan mempercepat rehabilitasi infrastruktur. Langkah ini merupakan respons atas keluhan masyarakat serta hasil tinjauan langsung Bupati dan Wakil Bupati Kukar.
Meskipun perhitungan awal mengalokasikan sekitar Rp10 miliar untuk penanganan tujuh titik prioritas sepanjang 1 kilometer, Wiyono berharap adanya dukungan anggaran lebih besar. Dukungan hingga Rp100 miliar akan memungkinkan perbaikan dilakukan secara menyeluruh sepanjang 9 kilometer, tidak hanya pada titik-titik tertentu. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Kolaborasi Pemkab dan Perusahaan untuk Infrastruktur Vital
Ruas jalan Kota Bangun-Kenohan tidak hanya menjadi akses utama bagi masyarakat, tetapi juga jalur operasional bagi beberapa perusahaan perkebunan sawit. Perusahaan-perusahaan ini selama ini telah melakukan perawatan terbatas pada ruas jalan tersebut. Namun, skala kerusakan yang ada saat ini membutuhkan penanganan yang lebih komprehensif dan terkoordinasi.
Wiyono menekankan pentingnya pembatasan jenis kendaraan, khususnya yang memiliki tonase berat, untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada jalan. Selain itu, partisipasi aktif perusahaan dalam pemeliharaan jalan sangat diharapkan, termasuk dengan menyiagakan alat berat untuk penanganan cepat apabila terjadi kerusakan. Sinergi ini krusial untuk menjaga keberlanjutan infrastruktur.
Keterlibatan perusahaan dalam perbaikan jalan ini telah mencapai kesepakatan awal dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Jalan Poros Kecamatan Kota Bangun - Kecamatan Kenohan. Rapat yang digelar secara virtual tersebut dipimpin oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kukar, Ahyani Fadianur Diani. Perwakilan perusahaan rata-rata menyatakan kesiapan untuk berkontribusi seperti tahun-tahun sebelumnya.
Respons Cepat Atas Keluhan Masyarakat dan Tinjauan Lapangan
Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat dan hasil tinjauan Bupati serta Wakil Bupati Kukar saat Safari Ramadhan beberapa waktu lalu. Ahyani Fadianur Diani menegaskan bahwa jalan tersebut harus segera diperbaiki dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar, khususnya dari Kota Bangun hingga Tabang.
"Kita cari solusi terbaik agar penanganannya segera dilakukan, terutama pada titik-titik yang kondisinya parah, mengingat keterbatasan anggaran," ujar Ahyani. Diskusi dalam rapat menghasilkan kesepakatan bahwa perusahaan akan menunggu surat resmi dari Pemkab Kukar. Surat ini akan menjadi dasar koordinasi dengan manajemen masing-masing perusahaan terkait besaran kontribusi yang akan diberikan.
Pemerintah Kabupaten Kukar berkomitmen untuk mempercepat penanganan kerusakan jalan poros demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Upaya ini juga bertujuan mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam pembangunan infrastruktur jalan. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat menjadi model efektif untuk pembangunan daerah.
Sumber: AntaraNews