Lurah Srengseng Sawah Target Rampungkan Jalan Lenteng Agung Amblas 3 Hari Lagi
Penggunaan pelat baja yang sebelumnya menjadi solusi sementara, nantinya akan digantikan dengan struktur beton yang jauh lebih kokoh di dalam tanah.
Perbaikan badan jalan yang longsor atau amblas di Jalan Lenteng Agung Timur, Jakarta Selatan terus dilakukan. Penanganan infrastruktur di jalur vital tersebut akan dikerjakan sesuai rencana.
Penggunaan pelat baja yang sebelumnya menjadi solusi sementara, nantinya akan digantikan dengan struktur beton yang jauh lebih kokoh di dalam tanah.
Lurah Srengseng Sawah Sunardi mengatakan, proses pengerjaan fisik di bawah permukaan jalan sebagian besar telah rampung dilakukan oleh petugas. Saat ini, tim di lapangan sedang bersiap untuk melakukan tahap penyelesaian akhir pada permukaan jalur tersebut.
"Ini tinggal pengaspalan. Kemungkinan malam ini akan dirapikan," kata Sunardi kepada wartawan di lokasi jalan amblas, Jakarta Selatan, Minggu (31/5).
Terkait target jalur bisa dilalui dengan normal secara total, pihak kelurahan memberikan estimasi waktu beberapa hari ke depan. Hal ini dikarenakan petugas masih harus merapikan sejumlah jaringan utilitas yang tertanam di sekitar lokasi longsor sebelum aspal dihamparkan.
"Dua hari, tiga hari lagi. Karena kita tahu sendiri utilitas ini kan banyak yang harus dirapikan dulu sebelum finishing-nya. Tapi untuk badan jalan sendiri yang longsor, insyaallah akan segera rapi," tutur Sunardi.
Secara teknis, kekuatan baru jalan ini bertumpu pada pemasangan beton kotak struktural di bawah tanah. Penggantian material dari besi baja ke struktur beton ini dikebut selama beberapa malam terakhir guna meminimalkan gangguan lalu lintas.
"Ini dipasang box culvert-nya yang di bawah. Yang diganti dari baja besi itu, dipasang box culvert-nya. Itu sudah dilaksanakan dua malam ini, ada sembilan box culvert yang sudah dipasang, tinggal satu lagi yang belum karena memang ada utilitas yang harus dibongkar dulu, diperbaiki dulu," jelasnya.
Akses Utama
Kondisi jalur yang merupakan akses utama penghubung antar-kota ini memang menuntut spesifikasi kekuatan jalan yang tinggi. Setiap hari, sejumlah kendaraan dengan berbagai tonase melintasi kawasan ini, sehingga kualitas perbaikan menjadi perhatian utama warga.
Pelat Besi Tahan Tekanan
Meski pengerjaan belum sepenuhnya selesai seratus persen, masyarakat diminta tidak perlu khawatir mengenai keamanan jalur tersebut. Konstruksi yang diterapkan dipastikan sudah melewati perhitungan matang dari instansi teknis yang berwenang.
"Tahan tekanan, ini sudah ada ukurannya. Pemasangan ini tentu sudah ada teknisnya, sudah diukur oleh dari dinas terkait. Beban kendaraan yang lalu lintas ini kan jalurnya padat, jalur yang sangat sibuk, perbatasan Jakarta-Depok," pungkasnya.