Usai Pemotor Terjun ke Lubang, Perbaikan Saluran Air Akibatkan Jalan Ambles di Lenteng Agung Dikebut 2-3 Hari
Perbaikan pemanen saluran akan menggunakan box culvert beton ukuran lebar 2 meter sepanjang 16 meter sebagai pengganti konstruksi lama.
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, mengatakan perbaikan saluran air yang rusak hingga menyebabkan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, diperkirakan memakan waktu 2–3 hari.
“Perbaikan pemanen saluran akan menggunakan box culvert beton ukuran lebar 2 meter sepanjang 16 meter sebagai pengganti konstruksi lama. Pekerjaan diperkirakan berlangsung selama 2–3 hari,” kata Santo di Jakarta, Jumat (29/5/2026).
Menurut Santo, jalan amblas dengan lebar sekitar tiga meter itu diduga dipicu kerusakan konstruksi saluran air di bawah badan jalan.
“Saluran tersebut merupakan infrastruktur lama yang mengalami penurunan kondisi konstruksi akibat musim hujan,” ucapnya.
Plat Baja Dipasang untuk Kurangi Kemacetan
Santo menjelaskan, langkah awal penanganan telah dilakukan sejak Jumat pagi. Dinas SDA memasang plat baja sementara di lokasi untuk menjaga keamanan pengguna jalan sekaligus membantu kelancaran lalu lintas.
“Perbaikan permanen akan mulai dilakukan pada Jumat (29/5) malam hari untuk meminimalisir dampak terhadap kepadatan lalu lintas, mengingat pada siang hari fokus penanganan diarahkan untuk mengurai kemacetan yang terjadi di lokasi,” jelas Santo.
Dinas SDA DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi jalan ambles dan mematuhi pengaturan lalu lintas selama proses perbaikan berlangsung.
Pemotor Terperosok ke Lubang Jalan Ambles
Sebelumnya, seorang pengendara sepeda motor terperosok ke lubang jalan ambles di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Dalam rekaman video, pemotor terlihat mencoba melintas dengan melawan arah di sekitar lokasi jalan amblas. Tak lama kemudian, motor beserta pengendaranya jatuh masuk ke dalam lubang di tengah jalan. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan untuk memberikan pertolongan.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan, berdasarkan keterangan warga, kejadian itu bermula saat arus lalu lintas di lokasi sedang padat merayap.
“Katanya macet. Dia lewat sebelah sini, mau melawan arus lewat kanan,” kata Nurma saat dihubungi, Jumat (29/5/2026).
Nurma menjelaskan, posisi jalan yang ambles berada tepat di bagian tengah jalan. Saat mencoba mengambil jalur berlawanan, pengendara diduga tidak menyadari adanya lubang tersebut.
“Bolongnya di tengah,” ujarnya.
Beruntung, pengendara motor tidak mengalami luka serius dalam insiden itu. Hanya kendaraan yang dikendarainya masuk ke dalam lubang tanah akibat jalan amblas.
“Orangnya enggak kenapa-kenapa. Cuma motornya masuk,” kata Nurma.
Warga Bantu Evakuasi Korban
Warga sekitar kemudian sigap membantu proses evakuasi. Sebuah tangga dipasang agar pengendara dapat keluar dari lubang dengan aman. Warga juga turut membantu mengangkat sepeda motor milik korban.
“Dikasih tangga biar naik dia. Warga juga bantu naikin motornya,” ujarnya.
Setelah berhasil dievakuasi, pemotor disebut langsung meninggalkan lokasi dan tidak menjalani perawatan medis.
“Naik sendiri kok. Habis itu balik,” ucap dia.
Jalan Ambles Sejak Kamis Malam
Peristiwa itu terjadi di lokasi jalan ambles di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa. Jalan tersebut diketahui amblas pada Kamis (28/5/2026) malam.
Lubang yang terbentuk memiliki ukuran sekitar tiga meter lebar, tiga meter dalam, dan panjang mencapai 16 meter.
Pada Jumat pagi, petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) telah memasang pelat baja untuk menutup sebagian lubang agar kendaraan tetap dapat melintas. Meski demikian, arus lalu lintas di sekitar lokasi masih terpantau padat.
“Sudah ditutup pakai besi biar bisa lewat,” kata Nurma.