Jalan Ambles Lenteng Agung Makan Korban, Pemotor Terjun ke Lubang saat Lawan Arus
Peristiwa tersebut sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Seorang pengendara sepeda motor terperosok ke lubang jalan ambles di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa tersebut sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.
Dalam rekaman video, pemotor terlihat mencoba melintas dengan melawan arah di sekitar lokasi jalan amblas. Tak lama kemudian, motor beserta pengendaranya jatuh masuk ke dalam lubang di tengah jalan. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan untuk memberikan pertolongan.
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan, berdasarkan keterangan warga, kejadian itu bermula saat arus lalu lintas di lokasi sedang padat merayap.
“Katanya macet. Dia lewat sebelah sini, mau melawan arus lewat kanan,” kata Nurma saat dihubungi, Jumat (29/5/2026).
Lubang Berada di Tengah Jalan
Nurma menjelaskan, posisi jalan yang ambles berada tepat di bagian tengah jalan. Saat mencoba mengambil jalur berlawanan, pengendara diduga tidak menyadari adanya lubang tersebut.
“Bolongnya di tengah,” ujarnya.
Beruntung, pengendara motor tidak mengalami luka serius dalam insiden itu. Hanya kendaraan yang dikendarainya masuk ke dalam lubang tanah akibat jalan amblas.
“Orangnya enggak kenapa-kenapa. Cuma motornya masuk,” kata Nurma.
Warga Bantu Evakuasi Korban
Warga sekitar kemudian sigap membantu proses evakuasi. Sebuah tangga dipasang agar pengendara dapat keluar dari lubang dengan aman. Warga juga turut membantu mengangkat sepeda motor milik korban.
“Dikasih tangga biar naik dia. Warga juga bantu naikin motornya,” ujarnya.
Setelah berhasil dievakuasi, pemotor disebut langsung meninggalkan lokasi dan tidak menjalani perawatan medis.
“Naik sendiri kok. Habis itu balik,” ucap dia.
Jalan Ambles Sejak Kamis Malam
Peristiwa itu terjadi di lokasi jalan ambles di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa. Jalan tersebut diketahui amblas pada Kamis (28/5/2026) malam.
Lubang yang terbentuk memiliki ukuran sekitar tiga meter lebar, tiga meter dalam, dan panjang mencapai 16 meter.
Pada Jumat pagi, petugas Dinas Sumber Daya Air (SDA) telah memasang pelat baja untuk menutup sebagian lubang agar kendaraan tetap dapat melintas. Meski demikian, arus lalu lintas di sekitar lokasi masih terpantau padat.
“Sudah ditutup pakai besi biar bisa lewat,” kata Nurma.