KKP Perkuat Budidaya Berkelanjutan, Dorong Kualitas Premium Ekspor Udang Indonesia
KKP berkomitmen memperkuat budidaya berkelanjutan sebagai program ekonomi biru untuk menjamin kualitas premium dan daya saing tinggi ekspor udang Indonesia di pasar internasional.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara aktif memperkuat program budidaya berkelanjutan sebagai bagian integral dari inisiatif ekonomi biru. Langkah strategis ini bertujuan untuk memastikan udang Indonesia memiliki standar kualitas premium. Selain itu, upaya ini juga untuk meningkatkan daya saing produk di kancah pasar internasional.
Komitmen KKP ini disampaikan oleh Direktur Ikan Air Payau Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Fernando Jangguran Simanjuntak, di Jakarta pada Kamis (06/11). Ia menjelaskan bahwa penguatan dari sisi hulu merupakan kunci utama dalam menjaga mutu dan keberlanjutan sektor perikanan nasional. Program ini mencakup berbagai aspek penting dari proses budidaya.
Keberhasilan Indonesia dalam kembali mengekspor udang ke Amerika Serikat menjadi bukti konkret dari sinergi antara pemerintah dan para pelaku budidaya. Setelah melewati polemik cemaran radioaktif Cesium-137, produk udang nasional kini diakui kembali. Hal ini menunjukkan dedikasi dalam menjaga kualitas pangan, keamanan, serta kelestarian lingkungan.
Strategi KKP Menjamin Kualitas Udang Nasional
KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya terus mengintensifkan program pendampingan bagi para petambak udang di seluruh Indonesia. Program ini berfokus pada penerapan sertifikasi dan praktik budidaya ikan yang baik (Good Aquaculture Practices). Tujuan utamanya adalah memastikan setiap produk udang yang dihasilkan memiliki jaminan mutu dan keamanan pangan yang tinggi.
Fernando Jangguran Simanjuntak menekankan bahwa peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam proses budidaya merupakan prioritas utama KKP. Dengan demikian, udang hasil petambak Indonesia tidak hanya aman untuk dikonsumsi masyarakat. Namun, juga ramah lingkungan dan memiliki nilai jual yang tinggi di pasar global.
Komitmen KKP dalam menjaga kualitas udang nasional dilakukan secara menyeluruh, mencakup seluruh rantai pasok dari hulu hingga hilir. Pendekatan komprehensif ini memastikan bahwa produk udang yang dihasilkan memenuhi standar ketat pasar internasional. Kualitas premium menjadi target utama untuk bersaing di pasar global.
"Sehingga udang yang dihasilkan petambak kita, udang yang dihasilkan oleh Indonesia adalah udang-udang dengan kualitas mutu yang terbaik dan yang premium, ini bisa mendukung kualitas udang kita di pasar internasional," ujar Fernando. Pernyataan ini menegaskan visi KKP untuk menjadikan udang Indonesia sebagai komoditas unggulan dunia.
Pengawasan Berlapis untuk Keamanan Produk Ekspor
Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu) KKP, Ishartini, menjelaskan bahwa setiap produk perikanan yang akan diekspor melewati sistem pengawasan berlapis. Sistem ini dirancang untuk memastikan kualitas dan keamanan produk sesuai standar internasional. Pengawasan ketat ini menjadi jaminan bagi konsumen global.
Sistem pengawasan tersebut dibangun secara menyeluruh dari tahap hulu hingga hilir, dimulai dari kegiatan sertifikasi yang dilaksanakan bersama Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP. Tahapan ini mencakup pengawasan perbenihan, pembesaran, penggunaan pakan, serta obat-obatan yang digunakan dalam budidaya. Setiap aspek diawasi secara cermat.
Koordinasi distribusi juga menjadi bagian penting dari sistem pengawasan ini, melibatkan petugas pengawas distribusi hasil perikanan. Tujuannya adalah memastikan setiap rantai pasok berjalan sesuai standar yang ditetapkan. "Distribusi kita koordinasi juga dengan teman-teman PDS (Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan/PDSPKP), bagaimana supplier," jelas Ishartini.
Selain itu, pengawasan ketat juga diterapkan di unit pengolahan ikan, di mana setiap bahan baku diperiksa secara teliti. Terutama untuk produk udang yang saat ini masih termasuk dalam daftar pengawasan atau yellow list. Ini menunjukkan keseriusan KKP dalam menjaga reputasi dan kualitas ekspor udang.
Sumber: AntaraNews