Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
IHSG Anjlok 4,5% ke 5.342, Ini Pemicunya

{{caption}}
Kepala BGN Jawab Kabar Dapur MBG Setop Operasi Karena Dana Belum Cair

{{caption}}
Profil Edison, Bupati Muara Enim yang Terjaring OTT KPK

{{caption}}
BGN Rekrut Profesor Gizi dan Dokter Anak Jadi Dewan Pengarah, Ini Tugasnya

{{caption}}
Wamendagri Ribka Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

{{caption}}
Harga Telur dan Ayam Turun Dapat Diserap untuk Program MBG

Topik Terkait
{{caption}}
Rupiah Tembus Rp18.066 per Dolar AS pada Jumat Pagi

Perkiraan menunjukkan bahwa nilai tukar rupiah akan berada dalam rentang 18.050 hingga 18.120 terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat, 5 Juni 2026.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, Kini Ditutup di Level Rp17.880 per USD

Senin depan yang bertepatan dengan libur nasional, rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah.

{{caption}}
Rupiah Kian Melemah, Level Rp18.000 per Dolar AS di Depan Mata

Tekanan eksternal akibat memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah dan Eropa Timur disebut menjadi pemicu utama pelemahan mata uang Rupiah.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah, Sentuh Level Rp17.796 per USD

Pelemahan rupiah terjadi di tengah meningkatnya ketidakpastian global, terutama akibat perkembangan terbaru konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

{{caption}}
Kurs Rupiah Merosot ke Level Rp17.794 per USD, Pengamat Ungkap Biang Keroknya

Pelemahan ini dipicu kombinasi sentimen eksternal yang memburuk, mulai dari meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah hingga lonjakan harga minyak.

{{caption}}
Rupiah Ditutup Kamis 21 Mei 2026 Lesu ke Rp17.667 per Dolar AS

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi kombinasi sentimen global.

{{caption}}
Rupiah Merosot ke Rp17.750 per Dolar AS, Sentimen Timur Tengah Masih Menekan Pasar

Tekanan terhadap rupiah masih dipengaruhi sentimen global, terutama perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, 15 Mei 2026 Sentuh 17.600 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mencapai angka 17.600 pada pagi hari Jumat, 15 Mei 2026.

{{caption}}
Dolar AS Masih Perkasa, Rupiah Berpotensi Tertekan pada Perdagangan Senin

Adapun rupiah pada perdagangan Jumat sore (8/5) ditutup melemah 49 poin ke level Rp 17.382 per dolar AS, dari sebelumnya Rp 17.359 per dolar AS.

{{caption}}
Jelang Akhir Pekan, Nilai Tukar Rupiah Ditutup Loyo di Level Ini

Perhatikan pergerakan nilai tukar rupiah di akhir sesi perdagangan hari ini, Jumat, 8 Mei 2026.

{{caption}}
Dibayangi Ketidakpastian Global, Kurs Rupiah Diprediksi Melemah ke Level Rp17.200 per USD

Adapun pada perdagangan sebelumnya, Senin (20/4), Rupiah justru menunjukkan penguatan.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp17.127 per USD

Pergerakan rupiah masih berada dalam tekanan akibat sentimen pasar yang cenderung berhati-hati.

{{caption}}
Rupiah Melemah, Mentan Amran Sebut Sektor Perkebunan Berpotensi Raup Cuan Lebih Besar

Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi momentum untuk mendorong ekspor komoditas pertanian, terutama sawit.

{{caption}}
Menteri Keuangan Tegaskan Indonesia Tak Menuju Krisis Ekonomi 1997-1998

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Indonesia tidak mengarah pada krisis ekonomi, keuangan, dan moneter seperti 1997-1998, meski rupiah sempat melemah. Stabilitas ekonomi nasional menjadi fokus utama pemerintah.

{{caption}}
Menkeu Purbaya Sadewa: Indonesia Tak Menuju Krisis Ekonomi 1997-98, Rupiah Akan Menguat

Meski rupiah sempat melemah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Indonesia tidak sedang menuju krisis ekonomi 1997-98. Bagaimana strategi pemerintah menguatkan rupiah dan menjaga stabilitas?

{{caption}}
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, OJK Pastikan Perbankan Tetap Aman

Menurut OJK, dampak langsung pelemahan mata uang domestik terhadap kondisi perbankan saat ini masih relatif terbatas.

{{caption}}
Imbas Rupiah Melemah, 3 Sektor Usaha Ini Justru Berpotensi Panen Cuan

Ketika industri manufaktur, farmasi, dan otomotif menghadapi lonjakan biaya produksi, sektor-sektor ini justru memperoleh keuntungan dari selisih kurs.

{{caption}}
Istana Bantah Isu Pergantian Menkeu Purbaya dan Gubernur BI Perry Warjiyo

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menepis isu yang berkembang terkait pergantian Menkeu maupun Gubernur BI.

{{caption}}
Menteri Pakistan Tiba di Teheran, Lanjutkan Upaya Mediasi Krusial Antara Iran dan AS

Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi tiba di Teheran untuk melanjutkan upaya mediasi antara Iran dan Amerika Serikat, membawa proposal baru untuk memecah kebuntuan. Apa isinya?

{{caption}}
RI-Turkiye Sepakat Optimalkan Langkah Bersama Demi Perdamaian Palestina

Indonesia dan Turkiye mengukuhkan komitmen untuk mengoptimalkan langkah bersama demi mengembalikan fokus dunia pada perjuangan Palestina dan mempercepat tercapainya perdamaian di kawasan tersebut.

{{caption}}
Prabowo Terima Menlu Türkiye, Bahas Palestina hingga Iran

Kunjungan Menlu Fidan ke Indonesia dilakukan atas undangan Prabowo.

{{caption}}
Yordania Kecam Keras Penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh Pemukim Israel: Langgar Hukum Internasional

Yordania mengecam keras Penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh pemukim Israel yang mengibarkan bendera, menyebutnya provokasi tak bisa diterima dan pelanggaran hukum internasional.

{{caption}}
Netanyahu Perintahkan Perluasan Operasi Militer di Lebanon Selatan, Targetkan Kendali Hizbullah

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan perluasan operasi militer di Lebanon Selatan, dengan fokus memperketat kendali atas wilayah yang dikuasai Hizbullah, menandai perubahan kebijakan strategis Israel.

{{caption}}
Gedung Putih Harap Kejelasan Kesepakatan Iran AS Pekan Depan di Tengah Proposal Baru

Pemerintahan AS berharap ada kejelasan terkait Kesepakatan Iran AS pada akhir pekan depan, menyusul proposal baru dari Presiden Trump dan tanggapan dari Teheran yang dinanti.