Sorot
{{caption}}
Alasan Hakim Tolak Permintaan Jaksa Bebankan Rp 4,8 Triliun ke Nadiem

{{caption}}
Pramono Minta Senayan City dan Plaza Senayan Terhubung Terowongan Bawah Tanah

{{caption}}
Hakim Minta Kejagung Usut Kenaikan Harta Nadiem Lewat TPPU

{{caption}}
Makna Mawar Kuning di Sidang Nadiem

{{caption}}
OTT KPK di Kuansing Diduga Terkait Jual Beli Jabatan

{{caption}}
KPK Amankan 10 Orang dalam OTT di Kuantan Singingi

Topik Terkait
{{caption}}
BPS Jatim Proyeksikan Produksi Padi 2025 Capai 10,44 Juta Ton GKG, Naik Signifikan

Badan Pusat Statistik Jawa Timur (BPS Jatim) memproyeksikan **produksi padi Jatim 2025** akan melonjak signifikan. Luas panen dan hasil gabah kering giling (GKG) diprediksi meningkat drastis, menjanjikan ketahanan pangan yang lebih baik.

{{caption}}
Produksi Padi Banten Melonjak 16,84 Persen pada 2025, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Pemerintah Provinsi Banten mencatat kenaikan signifikan Produksi Padi Banten hingga 1,8 juta ton pada 2025, memperkuat posisi daerah ini dalam agenda swasembada pangan nasional.

{{caption}}
NTB Siapkan 2.695 Ton Benih Padi untuk Masa Tanam 2026, Surplus Bakal Disalurkan ke Daerah Lain

Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB melaporkan ketersediaan benih padi mencapai 2.695 ton untuk masa tanam 2026, melebihi kebutuhan dan siap disalurkan ke provinsi lain.

{{caption}}
Fakta Unik: Panen Padi Jateng 2025 Diprediksi Melonjak 115,98 Ribu Hektar, BPS Ungkap Angka Fantastis Ini

Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi **panen padi Jateng 2025** akan melonjak signifikan hingga 115,98 ribu hektar. Cari tahu detail peningkatan produksi dan dampaknya terhadap ketersediaan beras nasional!

{{caption}}
BPS: Januari–Oktober Diperkirakan Indonesia Catat 31,04 Juta Ton Beras

Tren kenaikan produksi beras berlangsung konsisten sejak awal tahun.

BPS
{{caption}}
Data BPS: Produksi Beras Meningkat Tajam 52,3 Persen Periode Januari-Maret 2025

Peningkatan ini sejalan dengan meluasnya potensi luas panen padi yang diperkirakan mencapai 2,83 juta hektare.

{{caption}}
BPS NTB Libatkan 5.210 Petugas untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Seluruh Wilayah

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB mengerahkan ribuan petugas lapangan guna memastikan data Sensus Ekonomi 2026 akurat dan komprehensif. Pembaca akan mengetahui pentingnya peran mereka.

{{caption}}
BPS NTB Tegaskan Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Berlangsung Terbuka dan Transparan

BPS NTB memastikan proses Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 berjalan transparan dan objektif tanpa jalur khusus, demi menjamin kualitas data pembangunan daerah.

{{caption}}
DPRD Apresiasi Lonjakan Pertumbuhan Ekonomi NTB 13,64 Persen di Triwulan I 2026

Nusa Tenggara Barat mencatat lonjakan pertumbuhan ekonomi sebesar 13,64 persen pada Triwulan I 2026, menempatkannya di posisi kedua nasional. DPRD mengapresiasi kinerja Pemprov NTB dalam mendorong Pertumbuhan Ekonomi NTB yang signifikan ini.

{{caption}}
Bupati Sumbawa Barat: Desa Cantik Fondasi Pembangunan Tepat Sasaran

Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah menegaskan Desa Cantik adalah fondasi utama pembangunan yang tepat sasaran. Akurasi data statistik menjadi kunci kebijakan publik yang berdampak positif.

{{caption}}
Kenaikan Harga Pangan Jadi Pemicu Utama Inflasi NTB Maret 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) Nusa Tenggara Barat mencatat kenaikan harga komoditas pangan, terutama cabai dan tomat, menjadi pemicu utama inflasi NTB Maret 2026, meskipun ada upaya intervensi pasar.

{{caption}}
Panen Raya Picu Penurunan Nilai Tukar Petani NTB pada Maret 2026

Aktivitas panen raya komoditas padi dan jagung di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Maret 2026 berkontribusi terhadap penurunan nilai tukar petani. BPS NTB menjelaskan fenomena ini, meski nilai tukar masih di atas angka 100.