Daftar 10 Perusahaan dengan Market Cap Tertinggi di BEI Saat IHSG Catat Rekor
Berikut adalah 10 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tercatat saat IHSG catat rekor.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencapai level tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan saham yang berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026.
IHSG mengalami penguatan sebesar 0,47% dan berada di posisi 9.075,40. Dengan tercapainya rekor IHSG tersebut, muncul pertanyaan mengenai emiten mana yang memiliki kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Dalam sesi perdagangan pada Kamis lalu, IHSG sempat menyentuh level 9.100,82 dan terendah di 9.040,99. Total volume perdagangan saham mencapai 46,97 miliar lembar dengan nilai transaksi mencapai Rp 28,08 triliun.
Selain itu, frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 3,29 juta kali, sebagaimana yang dilaporkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 19 Januari 2026.
Kenaikan IHSG ini didorong oleh aksi beli saham yang dilakukan oleh investor asing, yang tercatat mencapai Rp 947,45 miliar. Total pembelian saham oleh investor asing sepanjang tahun 2026 mencapai Rp 7,3 triliun.
Reydi Octa, seorang pengamat pasar modal, menjelaskan bahwa kenaikan IHSG ini didorong oleh harapan akan suku bunga yang rendah, stabilitas makroekonomi domestik, serta inflasi yang terjaga.
"Arus dana domestik yang kuat dan dominan di IHSG, buat harga lebih tahan terhadap guncangan dari eksternal," ungkap Reydi, seperti yang dikutip dari Antara pada Senin, 19 Januari 2026.
Ia juga menambahkan bahwa penguatan IHSG didukung oleh kinerja emiten-emiten besar yang relatif solid, terutama dari sektor perbankan dan saham berkapitalisasi pasar besar.
Reydi menilai bahwa valuasi IHSG saat ini dianggap lebih murah dibandingkan dengan valuasi bursa di negara-negara maju, yang membuat investor tetap percaya bahwa IHSG dapat stabil dan tidak terpengaruh oleh tekanan eksternal yang kuat.
"Valuasi IHSG dianggap lebih murah dibandingkan valuasi Bursa negara maju, menjadikan investor masih percaya IHSG bisa stabil, sehingga tekanan eksternal tidak langsung membuat aksi jual agresif," jelasnya.
Dari perspektif internasional, Reydi mengungkapkan bahwa ketidakpastian mengenai arah kebijakan moneter di negara maju, fluktuasi mata uang dolar Amerika Serikat (AS), serta meningkatnya tensi geopolitik menjadi sentimen yang membayangi pasar.
Meskipun demikian, ia berpendapat bahwa dampak dari sentimen tersebut terhadap pasar saham Indonesia cenderung terbatas, mengingat kuatnya basis investor domestik.
"Namun, dampak ke pasar domestik terbatas karena dana investor domestik mendominasi IHSG," tutup Reydi.
10 Saham dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Dengan kembalinya IHSG ke level tertinggi, berikut adalah sepuluh perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pertama, ada PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang memiliki nilai kapitalisasi sebesar Rp 1.298 triliun.
Kedua, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 985 triliun.
Ketiga, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencatatkan nilai kapitalisasi sebesar Rp 855 triliun.
Selanjutnya, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) berada di posisi keempat dengan nilai kapitalisasi sebesar Rp 582 triliun.
Diikuti oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang memiliki kapitalisasi pasar Rp 577 triliun.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berada di urutan keenam dengan nilai sebesar Rp 573 triliun, sedangkan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) berada di posisi ketujuh dengan kapitalisasi Rp 572 triliun.
Di urutan kedelapan, terdapat PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dengan kapitalisasi pasar Rp 520 triliun. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menempati posisi kesembilan dengan nilai Rp 461 triliun, dan terakhir, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp 363 triliun.